edisiana.com – Everton mengejutkan. Berhasil memperoleh kemenangan mengesankan atas Liverpool 2-0 di derby Merseyside pada hari ini. Kekalahan ini mematikan harapan tim tamu untuk meraih gelar Liga Premier.
Main di kandang sendiri, Everton langsung menekan sejak awal pertandingan. Bahkan Calvert-Lewin sempat dijatuhkan oleh kiper Liverpool Alisson. Tapi penalti ditunjukkan wasit dibatalkan oleh VAR karena offside.
Namun tidak lama kemudian Branthwaite mengguncang stadion lama pada menit ke-27. Dia memanfaatkan pertahanan buruk Liverpool, mencetak gol dari jarak dekat.
Saat The Reds gagal beberapa kali mencoba menghalau bola. Alisson tidak bisa menguasai bola yang membentur tiang dan masuk.
Branthwaite adalah pemain Everton pertama yang mencetak gol melawan Liverpool sejak Demarai Gray dalam kekalahan kandang 4-1 di liga pada akhir tahun 2021.
Pada babak kedua tuan rumah Everton dapat peluang. Calvert-Lewin melompat untuk menyundul bola dari tendangan sudut untuk menggandakan keunggulan The Toffees pada menit ke-58.
Sementara Liverpool melakukan beberapa comeback hebat musim ini. Everton ditekan habis-habisan. Liverpool membuat kiper Everton Jordan Pickford sibuk di menit-menit terakhir.
Ia melompat untuk menepis tembakan Harvey Elliott yang melewati mistar gawang. Kemudian menukik untuk menyelamatkan tembakan dari pemain andalan The Reds, Mohamed Salah.
Di detik-detik akhir manajer Everton Sean Dyche yang berdebaran terus melihat arlojinya dengan frustrasi. Ia sangat menginginkan peluit untuk cepat ditiup.
Everton bertahan dengan kuat untuk mengalahkan tim besutan Klopp, yang akan meninggalkan perannya di akhir musim. Dan ini menjadi kekalahan pertamanya di Goodison dalam derby terakhirnya.
“Ini sangat istimewa, bukan? Derby lokal — saya sudah cukup lama berada di sini untuk mengetahui apa artinya bagi para penggemar, apa artinya bagi saya,” kata Calvert-Lewin seperti dilansir ESPN.(maq)










