Bola, edisiana.com – Tottenham Hotspur mengamankan satu tempat di babak 16 besar Liga Champions sebagai juara grup atas tim Prancis, Marseille.
Pada pertandingan dì Vedremo pada subuh tadi Spurs kehilangan penggawanya. Yakni pelatih Antonio Conte dilarang berada di pinggir lapangan.
Awal babak pertama atmosfir yang luar biasa di dalam Stade Velodrome. Marseille memulai laga dengan menempatkan Tottenham sebagai tim kuat di grupnya.
Mantan penyerang Arsenal Alexis Sanchez nyaris memanfaatkan beberapa peluang awal, salah satunya diselamatkan oleh Hugo Lloris .
Penjaga gawang Tottenham terpaksa beraksi dengan baik. Bahkan lebih dramatis hanya melewati setengah jam pertamdingan ketika menyelamatkan tendangan keras dari drive kuat oleh Jordan Veretout.
Pada saat itu, Tottenham telah mengalami pukulan lain ketika penyerang Son dipaksa keluar lapangan. Dia mendapat pukulan di wajah dalam tabrakan udara.
Bintang Korea Selatan itu pusing dan tidak bisa bermain kurang dari tiga minggu sebelum dimulainya Piala Dunia.
Tekanan Marseille dan kebisingan dari penonton hanya tumbuh sebagai setengah mendekati akhir babak pertama. Tottenham mati-matian berpegangan pada peluit paruh waktu. Agar gawang tetap aman.
Dalam tujuh menit tambahan waktu, gol Marseille akhirnya tiba. Pertahanan Spurs meninggalkan banyak celah saat Mbemba bangkit tanpa penjagaan di tiang belakang untuk menyundul tendangan sudut Veretout dan masuk ke gawang.
Tottenham yang wajib menang dalam pertandingan ini akhirnya bangkit di babak kedua. Dan lebih intens meneyerang.
Tim tamu akhirnya menyamakan kedudukan di awal babak kedua. Melalui Clement Lenglet pada menit ke-54. Dengan satu poin ini sebenarnya mereka sudah lolos ke babak 16 besar.
Namun Pierre-Emile Hojberg menambah pundi golnya dengan tendangan pada menit terakhir untuk memastikan tempat Tottenham di babak sistem gugur.
Tottenham maju sebagai pemenang Grup D di depan Frankfurt, yang mengalahkan Sporting di pertandingan lain di grup.
Gol telat Hojberg membuat Marseille juga kehilangan tempat di Liga Europa karena mereka finis terbawah, di belakang Sporting.(maq)











