Yildiz Menyala, Juve Terbangun dari Mimpi Buruk

Kenan Yildiz, pemain Juventus yang menjadi incaran Madrid. Foto: via Sport Mole

edisiana.com – Juventus yang belakangan tampak lesu akhirnya menemukan denyut kehidupan — dan denyut itu bernama Kenan Yildiz.

Dalam malam yang penuh ketegangan di Turin,  Sabtu, 29 November sang bintang muda Turki mencetak dua gol yang membalikkan keadaan dan menghadiahkan kemenangan 2-1 atas Cagliari, yang datang dengan semangat tetapi pulang tanpa daya.

La Vecchia Signora memulai laga dengan beban dua hasil imbang beruntun yang menjungkalkan mereka ke posisi ketujuh Serie A. Tekanan menggunung, atmosfer tegang, dan publik mulai gelisah. Lalu, petir menyambar.

BACA JUGA:  Akting Bagus Ronaldo untuk Klaim Gol Fernandes

Cagliari mencuri start lebih dulu pada menit ke-26. Sebastiano Esposito, memanfaatkan sodoran matang Marco Palestra, menusuk ke area terlarang dan mengeksekusi bola ke pojok kanan bawah. Dingin. Senyap. Juventus terhenyak.

Namun tak butuh waktu lama bagi Juve untuk mengaum kembali. Kenan Yildiz, dengan keberanian khas anak muda yang tak mengenal takut, melepaskan tembakan kaki kanan dari tengah kotak penalti yang menghujam pojok kanan bawah. Allianz Stadium pun pecah.

Dan baru saja Cagliari mencoba menata napas, Yildiz kembali menghantam. Mendapat umpan terukur dari Pierre Kalulu, ia menusuk, mengangkat kepala, dan—boom—penyelesaian klinis yang mengoyak jala lawan.

BACA JUGA:  Pep Guardiola: Kami Masih Butuh Striker

Remaja ini memikul Juventus di pundaknya, dan ia melakukannya dengan gaya seorang veteran.

Kemenangan ini melansir MD, baru yang kedua di liga sejak Luciano Spalletti mengambil alih komando, tetapi terasa seperti oase di tengah gurun.

Meski begitu, pekerjaan belum selesai: Juventus masih tertinggal satu poin di belakang tim kejutan musim ini, Como asuhan Cesc Fàbregas, dalam perebutan tiket ke kompetisi Eropa.

BACA JUGA:  PSG Kejar Kemenangan untuk Mengunci Gelar

Yildiz bersinar, Juventus menang, tapi jalan panjang masih menanti. Yang jelas: harapan kini punya nama. Kenan Yildiz.(maq)