edisiana.com – Bayern Munich kembali menunjukkan DNA juara mereka. Di laga yang penuh tensi dan kejutan ini, Die Roten mencetak dua gol pada masa tambahan waktu untuk menaklukkan St. Pauli, tim yang berada jauh di papan bawah. Skor akhir: 3–1, namun jalan menuju kemenangan jauh dari mudah.
Bayern justru dikejutkan lebih dulu. Andreas Hountondji, striker muda yang dipinjam St. Pauli dari Burnley. Ia memanfaatkan kekacauan Bayern yang berkali-kali kehilangan bola dan membuat tim tamu unggul secara mengejutkan.
Tersentak, Bayern membombardir. Lennart Karl dan Tom Bischof sama-sama menghantam tiang — seolah keberuntungan menolak mendekat.
Tapi akhirnya, sebelum jeda, momen magis datang dari Luis Díaz. Terjatuh, dia masih mampu menyentuh bola dengan back-heel cerdik kepada Raphael Guerreiro. Dengan dingin menyelesaikan peluang untuk menyamakan skor. Gol kelas dunia di tengah kekacauan.
Di babak kedua, Bayern terus menekan. Harry Kane hampir membalikkan keadaan, tetapi tembakannya kembali membentur tiang. Etalase frustasi Bayern semakin penuh.
Namun seperti biasa, Bayern selalu menemukan cara. Tiga menit memasuki injury time, Luis Díaz — mantan bintang Liverpool — melonjak menyambut umpan silang Joshua Kimmich. Kemudian menanduk bola masuk. Etihad? Tidak. Ini Allianz Arena, tapi atmosfernya serupa: meledak.
Saat St. Pauli nekat maju habis-habisan mengejar poin, Bayern menghukum mereka. Nicolas Jackson, pemain pinjaman dari Chelsea, memanfaatkan ruang kosong dan mencetak gol ketiga untuk menutup pertandingan.
Melansir BBC, Bayern kini mencatat 11 kemenangan dan satu hasil seri di Bundesliga musim ini. Satu-satunya noda? Kekalahan 3–1 dari Arsenal di Liga Champions tengah pekan lalu.
St. Pauli? Mereka tetap terperosok di zona degradasi, dan laga ini hanya menambah berat beban mereka.
Bayern kembali menunjukkan identitasnya: tak pernah menyerah, selalu menemukan jalan.(maq)
