edisiana.com – Manchester United menelan kekalahan telak 3-0 di kandang sendiri melawan Tottenham pada hari Minggu malam. Dan hasil ini akan semakin meningkatkan tekanan pada manajer Ten Hag.
“Saya tidak memikirkan hal ini,” jawab Ten Hag saat ditanya soal klubnya tengah mempertimbangkan untuk menggantikan manajer baru.
Ia menjelaskan dirinya dan klub membangun skuad sesuai evaluasi. Dan tentunya akan memakan waktu.
“Kami butuh waktu. Kami semua berada di satu tujuan atau satu perahu bersama. Pemilik, staf, dan para pemain juga. Saya tidak punya kekhawatiran itu,” terang dia.
Ten Hag kritis terhadap gol yang diterima timnya dari FC Twente dalam hasil imbang 1-1 di Liga Europa pada hari Rabu pekan kemarin. bek Bart van Rooij menerobos bagian tengah lini tengah United.
Bek Spurs Micky van de Ven menghasilkan pergerakan serupa dari bek tengah untuk menyiapkan gol pembuka mereka dalam waktu tiga menit.
Ten Hag jelas frustrasi karena membiarkan gol yang sama tercipta dua kali dalam kurun waktu empat hari.
Dia mengatakan setelahnya bahwa ia yakin para pemainnya masih mendengarkan. “Namun jelas dan nyata ketika kebobolan gol seperti ini lagi, hal itu seharusnya tidak terjadi dan terutama ketika kami mengatasinya dengan sangat lantang dan jelas,” sambungnya.
Situasinya tidak akan lebih mudah bagi Ten Hag karena United menghadapi perjalanan sulit ke FC Porto dan Aston Villa minggu ini.
Pertandingan di Villa Park pada hari Minggu adalah pertandingan terakhir United sebelum jeda internasional. Dan penampilan buruk lainnya akan meningkatkan seruan agar Ten Hag dipecat.(maq)
