Bola  

Burnley: Kami Harus Hormati Ambisi Vincent

Pep Guardiola dan Kompany. Foto: Daylimail

edisiana.com – Bayern Munich pada musim ini penuh dengan gejolak. Pasalnya selama 11 musim kepemimpinan Bayern sebagai juara Bundesliga diakhiri oleh Leverkusen.

Mereka juga tersingkir dari DFB Pokal di babak kedua ke Saarbrücken dan tersingkir dari Liga Champions di semifinal ke Real Madrid.

Namun, penunjukan Kompany merupakan kejutan mengingat pengalamannya sangat terbatas. Apalagi di manajemen tingkat atas dan musim sulitnya bersama Burnley

Burnley hanya mencatatkan 24 poin dan lima kemenangan dari 38 pertandingan untuk finis di urutan ke-19 Liga Premier. Dan delapan poin dari keselamatan.

Burnley mengatakan meskipun pihaknya awalnya yakin untuk mempertahankan manajernya, tapi dinamika situasi yang berubah.

“Kami memahami daya tarik dan prestise klub seperti Bayern Munich dan menghormati ambisi Vincent untuk mencari peluang baru,” jawab klub Burnley dikutip dari ESPN pada Kamis ini.

“Kami hanya mendoakan yang terbaik untuk Vincent dan ingin memberikan apresiasi kami atas dedikasinya setiap hari dia menjadi bagian dari klub sepak bola ini,” terang klub dalam pernyataan mereka.

Bayern malah akan berharap pada eks Belgia itu dapat menemukan kembali hasil yang membuatnya membawa Burnley promosi dan gelar Championship di musim pertamanya bertugas di Turf Moor.

Mantan kapten dan pemenang gelar Liga Premier empat kali bersama Manchester City, Kompany meninggalkan skuad Pep Guardiola pada tahun 2019. Ia memulai karir manajerialnya bersama Anderlecht.

Kompany memiliki pengalaman bersama Bundesliga setelah menghabiskan dua musim di Hamburg selama karir bermainnya. Dan dengan alasan itu, selain fasih berbahasa Jerman menjadi pertimbangan Bayern menunjuknya sebagai pelatih.(maq)

Exit mobile version