edisiana.com – Manajer Manchester City Pep Guardiola mengatakan dosa penampilan buruk timnya pada musim ini tidak bisa ditebus dengan lolos ke Champions dan juara Piala FA.
“Tentu saja menyenangkan untuk mencapai final Piala FA dan memenangkannya, serta lolos ke Liga Champions,” jawab Guardiola dikutip dari BBC pada hari ini.
City, juara Liga Premier dalam empat musim terakhir, berada di posisi kelima dalam klasemen. The Sky Blue terpaut 22 poin di belakang pemuncak klasemen Liverpool dengan sembilan pertandingan tersisa.
Guardiola, yang telah membimbing City meraih enam gelar Liga Primer sejak bergabung pada tahun 2016, tidak pernah mengakhiri musim di bawah posisi ketiga dengan klub mana pun selama karier manajerialnya.
Ketika ditanya bagaimana ia menilai kinerjanya sendiri sebagai manajer musim ini, Guardiola, 54 tahun, berkata:
“Musim ini? Sangat buruk. Lawan tidak pernah memberi kami karpet merah untuk memenangkan gelar yang pernah kami menangkan sebelumnya,” ujarnya.
“Tugas saya adalah mengatasi situasi tersebut dengan jauh lebih baik daripada yang telah saya lakukan musim ini,” imbuh pelatih berusia 54 tahun itu.
Ia berharap penampilan buruk ini hanya sampai musim ini saja. “Semoga hal ini tidak terjadi musim depan. Ini penting,” ucapnya menegaskan.
City berharap mencapai semifinal Piala FA untuk musim ketujuh berturut-turut ketika menghadapi Bournemouth di perempat final pada hari Minggu di Vitality Stadium malam ini.
Namun Guardiola mengatakan kemenangan dalam kompetisi dan lolos ke Liga Champions dengan finis di empat besar tidak akan menebus kegagalan mereka mempertahankan gelar Liga Primer.
“Itu akan menjadi kesuksesan besar, tetapi musim ini buruk dan itu tidak akan berubah. Standar kami dan banyak hal lainnya tidak bagus, ini kenyataan. Itu tidak akan berubah meskipun kami memenangkan satu gelar atau lolos ke Liga Champions,” tutur dia.(maq)











