edisiana.com – Van Nistelrooy akan menghadapi pertandingan pertamanya saat melawan Leicester City di Old Trafford pada Kamis dinihari. Sekaligus jadi ujian pertama sebagai manajer sementara Manchester United.
Nistelrooy sekarang mengambil alih kendali United sejak Erik Ten Hag dipecat pada Senin, 28 Oktober. Ia menjadi pelatih sementara sampai Red Devils menemukan manajer tetap.
Dan dua hari lagi pelatih asal Belanda menghadapi ujian pertama di pertandingan Piala Carabao. Tepat Kamis dinihari, 31 Oktober pukul 02.00 WIB.
Setelah itu Nistelrooy mendapat ujian lebih berat menjamu Chelsea di Liga Premier pada akhir pekan.
Mantan pemain Manchester United, Gary Neville meminta rekan satu timnya itu melakukan perubahan formasi pada pertandingan nanti.
Dan Neville yakin United bisa mendapat keuntungan dari menggunakan formasi tiga bek untuk memberikan lebih banyak soliditas pada tim.
“Apa yang bisa dia lakukan beberapa hari kedepan? Dia bisa membentuk tim dengan cara yang berbeda. Maksud saya itu adalah sesuatu yang bisa terjadi, dia bisa membuat susunan tim sedikit berbeda,” terangnya Neville dikutip dari MetroSports pada Selasa ini.
Ia menambahkan dia akan terkejut bila Nistelrooy melakukan perubahan besar-besaran di skuadnya untuk menghadapi Leicester maupun Chelsea.
“Sebab dia perlu ada banyak pekerjaan yang dilakukan terhadap para pemain, karena pada saat ini mereka sedang berjuang mati-matian,” imbuhnya.
“Ruud van Nistelrooy akan melakukan yang terbaik, saya telah berpikir selama beberapa bulan bahwa melihat pemain yang dimiliki United, mereka mungkin lebih cocok untuk bermain dengan tiga bek,” tuturnya.
Apalagi, ia melanjutkan, Man United sedangkan kekurangan pemain bek tengah dan sayap, karena cedera.
“Tapi apakah Ruud akan melakukannya dan apakah itu cara yang tepat? Saya tidak yakin. Pada saat ini, kita akan melihat sesuatu melawan Leicester,” ujar Neville.
Neville juga mengakui terkejut oleh keputusan Erik ten Hag untuk mencoret Manuel Ugarte. Pemain yang direkrut pada musim panas senilai £50,7 juta dari Paris Saint-Germain untuk pertandingan United melawan West Ham.
“Saya pikir kurangnya identitas dan gaya adalah sesuatu yang menjadi misteri selama dua setengah musim terakhir,” pungkas Neville.(maq)
