edisiana.com – Duel Manchester City versus Arsenal menyedot perhatian penggemar bola. Karena bukan hanya sekedar penentuan gelar juara, tapi ini perang murid, Mikel Arteta dengan guru, Pep Guardiola.
Pelatih Arsenal itu pernah menjadi asisten Pep Guardiola selama dua musim. Dia belajar di Etihad sebelum jadi pelatih The Gunners pada tahun 2019. Sedikit banyak Arteta tahu kelemahan racikan tim besutan sang guru.
Dan kemenangan di Etihad akan membuat Arteta meraih gelar ganda pertamanya atas Guardiola sejak meninggalkan guru Pep.
Sejak tahun 2019 antara Pep Guardiola dan Arteta sudah sering ketemu. Dari catatan Daylimail menyebutkan Pep mengalahkan anak didiknya dalam tujuh pertemuan pertama di Liga Premier.
Namun Arteta pernah menang atas mantan bosnya awal musim ini berkat gol telat Gabriel Martinelli.
Dan pertandingan itu dianggap penting dalam perebutan gelar pada awal Oktober, namun pertemuan hari Minggu, 31 Maret bahkan lebih penting.
Kemenangan lain bagi The Gunners, yang belum pernah menang di Etihad sejak 2015, akan menjadi pernyataan tegas atas kredensial gelar mereka. Dan membuat mereka unggul empat poin dari City di puncak klasemen.
Dalam laga ini, Manchester City kurang diuntungkan. Karena tiga punggawanya tengah cedera. Kevin de Bruyne, John Stones dan Kyler Walker dipastikan absen di pertandingan maha penting ini.
De Bruyne mungkin bisa digantikan Mateo Kovacic atau Matheus Nunes. Dan ada juga James Mcatee yang jarang dimainkan. Sementara itu, pilihan pengganti Walker hanya Rico Lewis dan Joshua Wilson.
Sedangkan posisi John Stones masih bisa diisi oleh Ruben Nunez yang duet dengan Josko Gvardiol.
Yang dikhawatirkan pada posisi bek kanan. Penggantinya Rico Lewis belum banyak jam terbang untuk laga big match. Pep pasti memilih Lewis karena tidak ad pilihan lain.
Tapi pelatih asal Spanyol bisa saja berjudi. Dengan menempatkan Ruben Diaz diplot bek kanan dengan resiko besar. Karena larinya sering terlambat dan akan ditinggal pemain sayap Arsenal Martinelli yang kencang. Bagaimanakah Pep mengakali masalah ini? Kita saksi pertandingannya nanti.(maq)
