Pesta Gol, Barça Bawa Pulang Tiket 16 Besar Champions

Pemain merayakan pesta gol di Liga Champions. Foto: via MD

edisiana.com – Barcelona menegaskan statusnya sebagai raksasa Eropa. Di kandang Copenhagen, pasukan Hansi Flick membalikkan keadaan dengan cara brutal: menang telak 4-1 dan lolos langsung ke babak 16 besar Liga Champions tanpa perlu play-off.

Malam itu justru dimulai dengan kejutan. Copenhagen mencuri gol cepat pada menit keempat. Mohamed Elyounoussi merebut bola di tengah lapangan.

Ia lalu mengirim umpan terobosan sempurna kepada Viktor Dadason, bocah 17 tahun yang tanpa ragu menaklukkan kiper Barcelona. Stadion bergemuruh. Barça terdiam.

Tim Flick menguasai bola, menekan tanpa henti, membombardir gawang tuan rumah sepanjang babak pertama. Tapi gol penyama kedudukan tak kunjung datang.

BACA JUGA:  Ten Hag Menyerah untuk Mengejar Piala Liga Inggris

Untuk kelima kalinya di Liga Champions musim ini, Barcelona tertinggal saat turun minum. Alarm berbunyi.

Namun babak kedua adalah cerita yang sama sekali berbeda. Hanya tiga menit setelah restart, Barcelona menyamakan skor. Lamine Yamal, bocah emas La Masia, memberi umpan matang kepada Robert Lewandowski.

Dari jarak dekat, sang predator menuntaskan peluang. Gol ke-107 Lewandowski di Liga Champions. Legenda hidup.

Dan kemudian, giliran Yamal mencuri panggung.Remaja itu menerima bola di tepi kotak penalti, melepas tembakan melengkung indah ke sudut atas gawang setelah bola memantul keras.

BACA JUGA:  Liga Premier Stop Kontrak dengan TV Rusia

Tak terjangkau. Sebuah gol yang pantas masuk highlight Eropa. Copenhagen runtuh.

Tekanan Barcelona tak berhenti. Lewandowski dijatuhkan oleh Junnosuke Suzuki di kotak terlarang. Penalti. Raphinha, sang kapten, maju dan mengeksekusinya dengan dingin. 3-1. Pertandingan selesai… tapi Barça belum puas.

Masuk sebagai pemain pengganti, Marcus Rashford menutup pesta. Tendangan bebas indahnya—gol kelimanya di Liga Champions musim ini—menghancurkan harapan terakhir tuan rumah. 4-1. Tanda tangan final.

Copenhagen sempat mencetak gol hiburan di menit akhir, tapi dianulir karena offside. Terlambat. Intensitas Barça di babak kedua terlalu kejam.

BACA JUGA:  Merasa Bahagia di Barcelona, Itu Sebabnya De Jong Tidak Stres

Dengan hasil ini, melansir BBC, Barcelona finis di posisi kelima klasemen liga fase Liga Champions dan lolos langsung ke 16 besar. Sementara Copenhagen harus menerima kenyataan pahit: finis ke-31 dan tersingkir tanpa tiket play-off.(maq)