Bola, edisiana.com – Presiden Barcelona, Joan Laporta kemarahan memuncak. Usai kekalahan dari Rayo Vallecano 0-1 pada Kamis dinihari, 28 Oktober 2021. Ronald Koeman dinyatakan dipecat.
Dalam sebuah pernyataan klub seperti dilansir BBC, menegaskan perihal pemecatan itu. “Presiden klub, Joan Laporta, memberi tahu dia (Koeman) tentang keputusan tersebut setelah kekalahan melawan Rayo Vallecano. Ronald Koeman akan mengucapkan selamat tinggal kepada skuat pada hari Kamis ini.”
Kemarahan Joan Laporta bukan tanpa alasan. Sebab Barca hanya mengumpulkan 15 poin dari 10 pertandingan di La Liga. Bahkan di babak penyisihan grup di Liga Champions, Barcelona sudah kalah dua kali.
Dan di klasemen tim Catalan ini berada di urutan kesembilan, terpaut enam poin dari pemimpin setelah kalah di kandang Rayo Vallecano pada hari Kamis dinihari tadi.
Kekalahan itu adalah yang ketiga bagi Barca dalam empat pertandingan terakhir mereka. Termasuk kekalahan di El Clasico hari Minggu dari Real Madrid.
Pada musim lalu, bekas Everton hanya bisa membawa Barcelona ke peringkat ketiga Liga. Kala masih di bintang bola Lionel Messi dan Antoine Griezmann.
Sekarang dua telah pindah akibat masalah keuangan. Sementara pemain barunya Memphis Depay, Sergio Aguero dan Eric Garcia datang Camp Nou tanpa ada pengeluaran. Sedang striker Luuk de Jong bergabung dengan status pinjaman dari Sevilla.
Koeman mengakui kondisi Barcelona dalam kesulitan. “Tim telah kehilangan keseimbangan dalam skuat, kehilangan pemain yang sangat efektif, itu terlihat. Dalam beberapa tahun terakhir, klub lain telah memperkuat setiap musim dan kami tidak, itu juga terlihat,” ucapnya.
Legenda klub Xavi, manajer klub Qatar Al Sadd, dikabarkan salah satu favorit untuk menggantikan Koeman. Namun belum ada pengumuman dari klub Barcelona terkait pengganti Koeman.
Nasib yang sama juga pernah dialami Terry Venables. Ia dipecat karena sejak September 1987 Barca kalah dalam tiga pertandingan tandang berturut-turut tanpa mencetak gol.
Namun selama di Barca Koeman memenangkan Copa del Rey di akhir musim pertamanya. Kendati Barca finis di belakang Atletico Madrid dan Real Madrid di La Liga.
Koeman kepada pihak Barca sempat meminta untuk diberikan waktu untuk membangun kembali setelah kehilangan Messi dan sesama penyerang Antoine Griezmann.
Namun kenyataannya klub belum membaik. Bahkan saat kekalahan dari Madrid pada hari Minggu lalu, mobil Koeman dikepung oleh beberapa pendukung Barcelona. Massa kemudian menyebut Koeman sebagai orang-orang yang tidak berpendidikan.
“Ini adalah masalah sosial. Orang-orang tidak berpendidikan yang tidak memahami aturan dan nilai,” jawab pelatih asal Belanda terkait pernyataan suporter.(maq)











