Derby Panas di Kandang Kuda Hitam

221
Fabio Vieira merayakan golnya. Foto: Opta

Bola, edisiana.comDerby London di Emirates Stadium akan panas dan menarik. Pasalnya, Arsenal akan mempertahankan tahtanya di puncak klasemen. Sedangkan Tottenham berusaha akan merebutnya. 

Tim asuhan Mikel Arteta berada di puncak klasemen Liga Premier setelah tujuh pertandingan pembukaan mereka. Menang enam kali dan kalah sekali.

Sementara Spurs asuhan Antonio Conte tidak terkalahkan dan hanya satu poin di belakang mereka di urutan ketiga. Tottenham mampu melompati rival mereka dengan kemenangan.

BACA JUGA:  Lewandowski Dapat Duet Baru untuk Hadapi Palmas

Seperti dilansir Metro Sports, Arteta berusaha untuk membimbing timnya finis empat besar untuk pertama kalinya sejak 2015-16. Beberapa pengamat menganggap mereka sebagai kuda hitam untuk gelar setelah awal yang kuat.

Namun, yang lain mengkritik Arsenal, bersikeras bahwa mereka mendapat manfaat dari pertandingan yang mudah. Dan kala tim kuat seperti Manchester United,  mereka kalah.

The Gunners telah mencatat kemenangan atas Crystal Palace, Leicester City, Bournemouth, Fulham, Aston Villa dan Brentford sejauh musim ini.

BACA JUGA:  Kalahkah Tajikistan, Jordania Ambil Tiket ke Semifinal Piala Asia

Tottenham, telah mengalahkan Southampton, Wolves, Nottingham Forest, Fulham dan Leicester dan bermain imbang melawan Chelsea dan West Ham.

Mantan pemain Liverpool, Glen Johnson mengatakan pertandingan ini akan menjadi hal yang sulit untuk dikatakan siapa yang akan menang. 

Menurutnya, Tottenham tampak hebat, Arsenal juga tampak hebat. Dan kedua tim ini sangat bagus dalam pertandingan derby London utara!

“Saya benar-benar tidak tahu bagaimana permainan akan berjalan karena Arsenal mengejutkan saya, Tottenham terlihat sangat solid. Pertandingan ini mungkin 50/50 terbesar musim ini,” ucapnya. 

BACA JUGA:  Mau Dipecat, Pelatih Crystal Palace Masuk Rumah Sakit

Biasanya Derby London akan berlangsung panas. Seperti saat Hotspurs bertarung melawan Chelsea di Stamford Bridge. Bahkan dua pelatihnya Thomas Tuchel dan Antonio Conte ikut ribut. Dan diberikan kartu merah. 

Begitu juga Derby kali ini. Tidak kalah panasnya. Dua-duanya sama-sama mau menang. Tapi semoga tidak terjadi perkelahian antara manajernya.(maq)

BAGIKAN