Pesta Empat Gol ke Gawang Bolivia, Tartan Army Makin Percaya Diri Sambut Piala Dunia

MC Tominay selebrasi dengan Shankland. Foto: via BBC

edisiana.com – Skotlandia mengirimkan pesan tegas jelang kembalinya mereka ke panggung terbesar sepak bola dunia. Dalam laga persahabatan yang digelar di New Jersey, pasukan Steve Clarke tampil meyakinkan dengan menghancurkan Bolivia 4-0 pada hari ini.

Pesta gol dimulai hanya lima menit setelah kick-off. Lawrence Shankland membuka keunggulan lewat sundulan tajam yang tak mampu dihentikan kiper lawan.

Penyerang itu kemudian bertransformasi menjadi kreator dengan memberikan assist untuk Scott McTominay yang menggandakan keunggulan Skotlandia.

Belum sempat Bolivia bangkit, Ché Adams mengambil alih panggung. Sang striker mencetak dua gol sebelum turun minum dan memastikan keunggulan telak 4-0 bagi tim berjuluk Tartan Army tersebut di Sports Illustrated Stadium.

BACA JUGA:  Pepe: Hidup Ronaldo untuk Mencetak Gol

Dengan cuaca panas dan pertandingan yang praktis sudah terkendali, Steve Clarke memanfaatkan babak kedua untuk melakukan sejumlah pergantian pemain.

Meski tempo permainan menurun, Skotlandia tetap memegang kendali dan tidak memberi ruang bagi Bolivia untuk mengembangkan permainan.

Hasil ini melanjutkan tren positif setelah kemenangan 4-1 atas Curacao akhir pekan lalu. Dalam dua pertandingan terakhir, Skotlandia menunjukkan ketajaman yang mengesankan dan datang ke turnamen dengan kepercayaan diri yang terus meningkat.

BACA JUGA:  Final FA, Pemain Andalan Liverpool Cedera

Namun, euforia ini tetap harus dibarengi kewaspadaan. Menukil, menyebutkan Bolivia memperlihatkan alasan mengapa mereka masih berada di bawah Skotlandia dalam ranking FIFA, yakni peringkat 76 berbanding 43. Ujian sesungguhnya masih menanti.

Meski demikian, para pendukung Tartan Army memiliki alasan kuat untuk bermimpi. Setelah penantian panjang selama 28 tahun, Skotlandia akhirnya kembali ke Piala Dunia.

Dan dengan performa seperti ini, optimisme menjelang laga pembuka melawan Haiti di Foxborough pada Sabtu depan terasa semakin nyata. Dan perjalanan besar itu akhirnya dimulai kembali.(maq)