Madrid Tegaskan Alonso Tetap di Kursi Panas Meski Tergelincir di Bernabeu

Pelatih Xabi Alonso memeluk Luka Modric saat melakukan perpisahan dengan Madrid. Foto: via Daily Mail

edisiana.com – Real Madrid sudah mengambil keputusan, dan pesannya jelas: Xabi Alonso tetap memimpin proyek Los Blancos. Tidak ada pemecatan, tidak ada drama di ruang direksi—hanya kepercayaan penuh pada pelatih muda yang baru saja tersandung 1-2 di Bernabeu.

Seperti diberitakan Marca, hierarki Madrid memilih ketenangan. Meski kekalahan dari Manchester City mengirim mereka turun ke posisi ketujuh klasemen Liga Champions.

Yakni zona panas di mana hanya delapan besar yang meraih tiket langsung ke fase gugur—para petinggi klub tidak goyah. Alonso diberi waktu, Alonso diberi ruang untuk membalikkan keadaan.

BACA JUGA:  Nistelrooy Mulai Perbaiki Pondasi Permainan Leicester

Dan di dalam tim? Dukungan datang tanpa ragu. Para pemain, satu per satu, mendatangi Alonso selepas laga. Tidak untuk mengeluh, tapi untuk menunjukkan bahwa ruang ganti tetap bersatu.

Jude Bellingham, dengan kejujuran khasnya, menguatkan narasi itu. “Manajernya sangat hebat. Saya punya hubungan yang baik dengannya dan saya tahu pemain lain juga begitu,” ujar sang bintang Inggris dinukil dari MetroSports pada hari ini.

BACA JUGA:  Salah Tidak Jadi Hengkang dari Liverpool?

Bellingham menegaskan bahwa suasana internal Madrid tetap sejuk meski badai kritik mulai berhembus.

“Tidak ada yang berhenti bekerja, tidak ada yang merengek. Kami menerimanya dengan lapang dada dan terus berjuang.”

Real Madrid mungkin tersandung, tetapi tidak runtuh. Alonso tetap nakhoda, para pemain tetap benteng pertahanan moral, dan Santiago Bernabéu—seperti biasanya—menunggu respons di pertandingan berikutnya.

BACA JUGA:  Messi Jadi Starter, Inter Miami Kalah, Suporter Kecewa

Madridismo menuntut reaksi, dan kini bola ada di tangan Alonso.(maq)