Beckham Lobi Messi Sejak Tahun 2019

Messi langsung tampil apik saat bermain untuk Miami. Foto: Daylimail

edisiana.com – David Beckham merasa kedatangan Lionel Messi ke Inter Miami sebagai momen terbaik dalam hidupnya. Apalagi dia melobinya sejak tahun 2019 silam.

“Saya tidak pernah memiliki perasaan yang sama sebagai pemilik ketika saya masih menjadi pemain,” kata Beckham seperti dilansir Daylimail pada Jumat ini.

“Ketika saya mendapat telepon (untuk memastikan Messi bergabung), saya memiliki perasaan yang saya rasakan ketika saya keluar dari Old Trafford atau Wembley. Saya seperti, baru saja mengalahkan semua kompetisi untuk merekrut pemain terhebat yang pernah memainkan permainan kami,” imbuhnya menjelaskan.

Menurut dia, hal akan menjadi langkah terbesar dalam sejarah olahraga Amerika. Inter Miami baru didirikan pada 2018, dan masih berusaha memantapkan diri di MLS.

Tapi Beckham telah mengungkapkan dia selalu ingin memikat Messi ke AS, dan menggoda gagasan itu suatu hari saat makan malam satu dekade lalu.

“Itu semua berasal dari percakapan sambil minum anggur saat makan malam. Saya berpaling kepada Jorge (Mas, pemilik pengelola Inter Miami) dan berkata, “Suatu hari, kami membutuhkan Messi untuk datang ke klub kami,” terangnya.

Beckham lalu menindaklanjuti ide awalnya dengan terbang ke Barcelona pada 2019. Dia berbicara dengan ayah dan agen Messi, Jorge di sebuah hotel di Catalan. Saat itu dia menjelaskan dia menginginkan Messi di Inter Miami.

“Kami ingin putra Anda bermain untuk tim kami suatu hari nanti. Kami tahu dia belum bisa datang, tetapi suatu hari nanti kami ingin Leo di Miami,” ujar Beckham kepada ayah Messi.

Messi telah mencetak tiga gol dalam dua penampilan pertamanya untuk Inter Miami, dan merayakannya dengan menunjuk Beckham di depan penonton awal pekan ini.

Kegigihan Beckham terbayar, dengan Inter Miami akhirnya mendaratkan pemain berusia 36 tahun pada bulan lalu.

Beckham membandingkan kepindahan Messi dengan transfernya sendiri ketika dia bergabung dengan LA Galaxy pada 2007. Dia merasa pemain Argentina itu berkomitmen penuh untuk proyek jangka panjang Inter Miami.

“Ketika saya pindah, saya berusia 32 tahun dan datang dari Real Madrid. Saya mendapat kritik karena saya pergi ke liga yang memiliki 13, 14 tim dan hanya enam stadion khusus sepak bola. Beberapa orang dengan level tinggi memang menyerang, tapi saya siap untuk tantangan itu,” tambah Beckham.

“Bagi saya, itu tidak pernah tentang itu. Saya selalu mencintai Amerika, menyukai kesempatan yang dibeli Amerika ke dunia dan menyukai skalanya,” tutupnya.(maq)

Exit mobile version