edisiana.com — Marc Marquez dipastikan tetap bisa melanjutkan balapan di Grand Prix Belanda meskipun mengalami dua insiden kecelakaan pada hari pertama sesi latihan di Assen. Setelah menjalani pemeriksaan medis menyeluruh, tim Ducati mengonfirmasi bahwa Marquez tidak mengalami patah tulang dan dinyatakan fit untuk mengikuti sesi berikutnya.
“Pembalap tersebut mengalami memar di wajah, jari, perut, dan siku kiri akibat kecelakaan pagi ini. Namun, ia akan dapat berpartisipasi dalam FP2 sore ini,” demikian pernyataan resmi dari Ducati seperti dikutip dari Mundo Deportivo pada hari ini.
Marquez mengalami kecelakaan pertama di Tikungan 15 dan menderita kontraksi otot hebat di trisep lengan kirinya, yang menekan saraf hingga menyebabkan sensasi mati rasa.
Kecelakaan kedua terjadi pada sore hari di Tikungan 7, di mana Marquez tergelincir di atas kerikil setelah kehilangan kendali pada kecepatan tinggi. Insiden tersebut mengakibatkan lecet, rasa sakit di area pangkal paha, serta pendarahan di dagu yang terdeteksi setelah ia melepas helm.
Hari pertama di Sirkuit Assen diwarnai kondisi lintasan yang sulit, dengan total 25 kecelakaan dan tiga bendera merah. Sepuluh insiden terjadi di kelas MotoGP, termasuk dua bendera merah pada sesi latihan akibat kecelakaan serius yang melibatkan Ai Ogura.
Kekacauan juga terjadi di garasi Aprilia setelah motornya terbakar, dan rekan setimnya, Lorenzo Savadori, mengalami kecelakaan saat RS-GP miliknya berputar di lintasan. Para pembalap lain yang melihat kejadian tersebut segera mengangkat tangan sebagai peringatan kepada Race Direction.
Ban depan tipe medium yang belum mencapai suhu optimal turut memicu enam kecelakaan di awal sesi. Salah satu korbannya adalah Alex Márquez, yang sempat memimpin beberapa kali namun akhirnya hanya mampu finis kedua dengan ban lunak, di bawah catatan waktu impresif Fabio Quartararo.
Meskipun mengalami dua insiden berat, kondisi Marquez cukup stabil untuk melanjutkan kompetisi, dan ia dijadwalkan turun di FP2 hari Sabtu pagi waktu setempat.(maq)
