edisiana.com – Spanyol gagal memberikan perpisahan manis di hadapan pendukungnya sendiri setelah hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan Irak dalam laga uji coba di Estadio Riazor, La Coruña, Kamis malam.
Hasil ini menjadi kejutan besar mengingat La Roja tampil dominan sepanjang pertandingan, namun kesulitan menembus pertahanan disiplin tim tamu.
Sejak menit awal, Spanyol langsung menekan. Kiper Irak, Ahmed Basil, dipaksa bekerja keras ketika berhasil menepis peluang berbahaya dari Alex Baena dan menggagalkan gol pembuka tuan rumah.
Tekanan tersebut akhirnya berbuah hasil pada menit ke-16.
Berawal dari serangan balik cepat, Ferran Torres menunjukkan kualitas individunya dengan menggiring bola melewati dua pemain bertahan.
Ia lalu melepaskan tembakan rendah yang tak mampu dihentikan Basil. Gol itu membuat publik Riazor bergemuruh dan membawa Spanyol unggul 1-0.
Namun Irak tidak menyerah. Meski lebih banyak bertahan, tim asuhan mereka mampu mencuri momen penting pada menit ke-28.
Merchas Doski menerima bola di sisi kiri kotak penalti, melihat posisi kiper Joan García sedikit keluar dari sarangnya, lalu melepaskan tembakan melengkung yang luar biasa.
Bola bersarang di gawang Spanyol dan membuat skor berubah menjadi 1-1. Gol tersebut menjadi pukulan telak bagi tuan rumah yang sedang mengendalikan permainan.
Spanyol berusaha merespons secepat mungkin. Ferran Torres hampir mengembalikan keunggulan, tetapi Ahmed Basil tampil gemilang dengan penyelamatan penting untuk menjaga gawang Irak tetap aman.
Penampilan sang penjaga gawang menjadi salah satu faktor utama yang membuat La Roja kesulitan sepanjang laga.
Memasuki babak kedua, Spanyol kembali mengambil inisiatif serangan. Jon Martín sempat menyambut tendangan sudut dengan sundulan, tetapi bola gagal menemui sasaran.
Peluang emas lain datang melalui Eric García yang mendapatkan bola di dalam kotak penalti, namun tembakannya justru melambung di atas mistar dari jarak dekat.
Semakin lama pertandingan berjalan, frustrasi mulai terlihat dari permainan Spanyol. Dominasi penguasaan bola tidak mampu diterjemahkan menjadi gol tambahan, sementara Irak terus bertahan dengan disiplin dan sesekali mengancam lewat serangan balik.
Hingga peluit panjang berbunyi, skor 1-1 tetap bertahan. Irak sukses mencuri hasil berharga di kandang juara dunia 2010, sementara Spanyol harus menerima kenyataan bahwa mereka gagal memanfaatkan laga pemanasan ini untuk meraih kemenangan.
Selanjutnya, melansir ESPN, Irak akan menghadapi Venezuela sebelum memulai perjalanan mereka di Piala Dunia dengan menghadapi Norwegia pada 16 Juni.(maq)
