edisiana.com – Aroma panas sudah terasa jelang semifinal Liga Champions UEFA antara Paris Saint-Germain dan FC Bayern Munich, Selasa malam waktu setempat.
Pelatih PSG, Luis Enrique, tanpa ragu menabuh genderang perang. Ia menegaskan timnya tak gentar menghadapi raksasa Jerman tersebut.
“Ini adalah dua tim terbaik di Eropa. Dalam hal konsistensi, Bayern mungkin sedikit lebih unggul karena hanya kalah dua kali. Tapi dari apa yang kami tunjukkan, tidak ada tim yang lebih baik dari kami,” tegas Enrique dinukil dari ESPN pada hari ini.
Kepercayaan diri itu bukan tanpa alasan. PSG tampil impresif sepanjang musim dan kini membidik tiket final dengan keyakinan penuh.
Namun, Bayern juga datang dengan mental baja. Pelatih mereka, Vincent Kompany, menegaskan Die Roten dalam kondisi terbaik.
Bayern punya modal besar setelah menyingkirkan Real Madrid CF di perempat final, bahkan menang di Santiago Bernabéu.
“Kami sudah menang di Bernabéu tahun ini dan juga menang di Paris,” ujar Kompany percaya diri.
Ia juga menilai PSG tetap lawan berat, apalagi dengan status juara bertahan. Namun, Bayern merasa punya kapasitas untuk menaklukkan tantangan tersebut.
“Paris jelas juara bertahan, tapi jika ada tim yang mampu menghadapi tantangan ini, itu adalah kami,” tambahnya.
Duel ini menjadi pertemuan ke-15 kedua tim di Liga Champions, sekaligus yang kesembilan dalam sembilan musim terakhir. Rivalitas keduanya sudah menjadi langganan di panggung elite Eropa.
Kompany menilai laga akan ditentukan hal-hal kecil. “Kami punya pengalaman melawan mereka, dan mereka juga sama. Kedua tim punya kreativitas luar biasa. Ini soal detail, intensitas, dan energi,” tandasnya.(maq)
