Pedro Bersinar di Usia 38, Lazio vs Udinese Berakhir Dramatis 3-3

Pedro mencetak gol untuk Lazio. Foto: via MD

edisiana.com – Usia boleh 38 tahun, tapi ketajaman Pedro Rodríguez belum luntur. Winger veteran itu kembali menunjukkan kelasnya saat SS Lazio bermain imbang 3-3 melawan Udinese Calcio di Stadio Olimpico, Roma.

Udinese sempat berada di atas angin lebih dulu. Kingsley Ehizibue membuka keunggulan lewat sepakan dari sisi kanan kotak penalti ke sudut kanan atas, memanfaatkan bola sundulan Jurgen Ekkelenkamp.

Tim tamu terus menekan. Kombinasi Nicolò Zaniolo dan Jakub Piotrowski nyaris menambah gol. Namun, peluang Piotrowski masih mampu diamankan kiper Edoardo Motta. Bahkan, percobaan jarak jauh Piotrowski berikutnya juga kembali dimentahkan Motta.

Pelatih Lazio, Maurizio Sarri, harus memutar otak sejak babak pertama. Ia memasukkan Pedro lebih cepat saat timnya tertinggal 0-1.

Memasuki babak kedua, Lazio bangkit. Luca Pellegrini mencetak gol penyeimbang menjadi 1-1. Laga pun semakin panas dengan tempo tinggi.

Lazio hampir berbalik unggul lewat sundulan Oliver Provstgaard. Namun, kiper Udinese Maduka Okoye tampil sigap di bawah mistar.

Gol yang ditunggu publik tuan rumah akhirnya datang pada menit ke-80. Pedro mencetak gol spektakuler lewat tendangan kaki kanan dari luar kotak penalti ke sudut kanan atas. Lazio berbalik unggul 2-1.

Sayangnya, keunggulan itu tak bertahan lama. Arthur Atta menyamakan kedudukan menjadi 2-2 lewat gol jarak dekat.

Ia bahkan sempat membawa Udinese unggul setelah mencetak gol keduanya di masa injury time, memanfaatkan situasi sepak pojok dari Vakoun Bayo.

Drama belum berakhir. Lazio menolak menyerah. Daniel Maldini muncul sebagai penyelamat lewat gol dari jarak sangat dekat ke sudut kiri bawah gawang.
Skor 3-3 pun menutup laga penuh tensi ini.

Lazio menunjukkan mental pantang menyerah, sementara Udinese harus puas berbagi angka meski sempat unggul di detik-detik akhir.(maq)

Exit mobile version