edisiana.com – Sheffield United tamat. Mereka terdegradasi dari Liga Premier walaupun masih ada tiga pertandingan tersisa menyusul kekalahan 5-1 mereka dari Newcastle di St. James’ Park pada Sabtu malam.
Pasukan Chris Wilder telah memecahkan rekor kebobolan gol terbanyak dalam 38 pertandingan musim Liga Premier dengan 97 gol. Dan belum melampaui rekor kebobolan 100 gol Swindon Town pada musim 1994-95, ketika divisi tersebut berisi 22 tim.
Sheffield United telah melewati penghitungan poin terendah dalam sejarah Premier League. Rekor tersebut tetap dipegang Derby County dengan 11 poin pada musim 2007-08.
Namun jika mereka kalah dalam tiga pertandingan tersisa, mereka akan mengumpulkan poin paling sedikit ketiga. dalam musim 38 pertandingan.
Musim mereka diwarnai dengan kekalahan besar baik di Bramall Lane maupun di laga tandang. Terutama kekalahan kandang 8-0 dari Newcastle pada bulan September, kekalahan tandang 5-0 di Burnley dan kekalahan kandang 6-0 dari Arsenal pada bulan Maret. Di mana mereka kebobolan lima gol dalam 40 menit pembukaan.
“Kami belum cukup bagus. Liga ini terlalu kuat bagi kami sepanjang musim ini,” kata pelatih Sheffield, Wilder usai kekalahan dari Newcastle.
Wilder dibawa untuk kedua kalinya bersama klub pada bulan Desember setelah pemiliknya memecat Paul Heckingbottom, yang mendapatkan promosi klub dari Championship musim sebelumnya.
Ketika Wilder mengambil alih, Sheffield United telah kalah 11 kali dari 14 pertandingan pembukaan mereka dan sudah berada di posisi terbawah liga.
“Rasanya perih dan menyakitkan. Kita harus memilikinya.Kami punya banyak pekerjaan yang harus dilakukan di tempat latihan. Kami harus menjalani pramusim dengan baik,” kata Wilder dikutip dari ESPN pada hari ini.
“Sheffield United adalah klub sepak bola yang sangat bagus. Saya pikir semua orang memahami hal itu, tapi ini adalah musim yang sangat buruk,” sambungnya.
Wilder mengatakan dia tidak berniat mengundurkan diri dan ingin menjadi bagian dari pembangunan kembali Bramall Lane.
“Saya masih punya sisa satu tahun lagi di kontrak saya. Saya rasa suporter bisa mempercayai saya. Saya antusias dan berkomitmen bersama staf pelatih saya untuk melakukannya dengan benar,” ujarnya.(maq)
