edisiana.com – Inggris diunggulkan saat melawan Slovakia akhir pekan nanti. Dalam enam kali pertemuan Inggris menang lima dan sekali seri 0-0 di babak penyisihan grup Euro 2016.
Tapi harapan kalangan penggemar Inggris menuntut penampilan tim kesayangannya lebih menarik ketika kedua tim berhadapan di babak 16 besar di Gelsenkirchen pada hari Minggu.
Dan sekarang harus waspadai dari para pemain yang menghalangi kemajuan Inggris ke perempat final.
Slovakia tampil sebagai tim yang tidak memiliki rasa takut dan itu adalah bukti dari pekerjaan yang telah dilakukan Francesco Calzona.
Bahkan di pertandingan grup terakhir di mana Slovakia dan Rumania tahu bahwa hasil imbang akan membuat keduanya lolos. Slovakia-lah yang keluar dari jebakan dengan mata tertuju pada kemenangan, dan menjuarai grup.
Melansir Daylimail menyebutkan mereka terjebak dengan sistem 4-3-3 di semua pertandingan. Dengan pemain Napoli Stanislav Lobotka memainkan peran sebagai konduktor di lini tengah mereka.
Bahkan ketika mereka menghabiskan banyak waktu tanpa bola, seperti yang mereka lakukan saat menang 1-0 atas Belgia.
Mereka terlihat ekspresif ketika menguasai bola dan 37 tembakan dalam tiga pertandingan menunjukkan tidak ada keinginan untuk memakai taktik memarkir bus dalam upaya untuk menang.
Padahal mereka hanya melakukan satu perubahan pada starting XI dalam tiga pertandingan. Tidak seperti eksperimen dan penyesuaian ad-hoc yang terlihat dilakukan Inggris.
Slovakia menuju babak sistem gugur sebagai grup mapan yang mengetahui kekuatan dan kelemahan mereka. dan tidak ada kebetulan dalam perkembangannya.(maq)











