edisiana.com – Inter Miami lolos ke Piala Champions Concacaf 2025 di antara empat klub teratas di klasemen MLS Supporters’ Shield.
Herons saat ini memiliki rekor terbaik di liga dengan 64 poin dalam 30 pertandingan. Dan hanya membutuhkan delapan poin dari empat pertandingan terakhir untuk merebut Shield.
Miami juga dapat mengamankan trofi dengan kemenangan melawan Charlotte FC pada hari Sabtu pekan lalu dan Columbus Crew pada tanggal 2 Oktober.
Inter Miami berpartisipasi dalam kompetisi kontinental Concacaf untuk pertama kalinya pada tahun 2024. Mereka mencapai perempat final sebelum kalah agregat 5-2 dari raksasa Liga MX CF Monterrey.
Konfrontasi yang menegangkan antara Miami dan Monterrey mengakibatkan penyelidikan dan sanksi terhadap tim MLS setelah terjadi pertengkaran sengit di lorong Chase Stadium setelah leg pertama seri tersebut.
Melansir ESPN, Lionel Messi marah ketika mendekati ruang ganti tim tamu. Ia berteriak setelah kekalahan Miami 2-1 dari Monterrey pada tanggal 3 April.
Concacaf kemudian mendenda tim Florida Selatan tersebut karena kurangnya keamanan.
Dari MLS, Columbus Crew (pemenang Piala Liga), LAFC (runner up Piala Liga), Sporting Kansas City (finalis Piala AS Terbuka), Vancouver Whitecaps (pemenang Kejuaraan Kanada) dan Colorado Rapids (tempat ketiga Piala Liga) juga lolos ke edisi mendatang Piala Champions Concacaf.
Empat dari 10 slot yang dialokasikan untuk MLS masih harus ditentukan. Pemenang Piala MLS 2024, pemenang Supporters Shield, peraih peringkat kedua di klasemen Supporters’ Shield.
Kemudian unggulan teratas konferensi yang tidak memenangkan Supporters’ Shield akan bergabung dalam kompetisi.
Dari Meksiko, Club America dari Liga MX, Chivas de Guadalajara, CF Monterrey, Tigres UANL, Cruz Azul dan Pumas UNAM telah mengamankan tempat mereka di turnamen tersebut.(maq)











