Misi Patahkan Kutukan, Arsenal Tantang Keangkeran Kandang Atletico

Madueke saat dijatuhkan gelandang Sporting. Foto: via Daily Mail

edisiana.com – Arsenal telah mendarat di ibu kota Spanyol dengan satu tekad besar: mematahkan rekor buruk klub-klub Inggris saat bertandang ke markas Atletico Madrid.

Pasukan Mikel Arteta bersiap menghadapi laga krusial kontra tim racikan Diego Simeone dalam lanjutan babak gugur Liga Champions UEFA.

Ambisi The Gunners jelas: meraih kemenangan perdana tim Inggris di kandang Los Rojiblancos pada fase knockout. Sebuah target yang tidak mudah, mengingat Atletico dikenal menjelma menjadi tim yang sangat berbeda saat tampil di hadapan publik sendiri.

Arteta pun tak sekadar datang untuk bertahan. Pelatih asal Spanyol itu sudah menyiapkan skenario kemenangan demi mengakhiri dominasi tuan rumah.

BACA JUGA:  Serbia, Spanyol, Kroasia Lolos Piala Dunia, Ronaldo Gigit Jari

Namun, sejarah menunjukkan tantangan besar yang menanti. Atletico selalu tampil solid dan sulit ditembus dalam laga-laga penting di kandang.

Fakta berbicara, baik saat masih bermarkas di Vicente Calderon maupun kini di Estadio Metropolitano, Atletico Madrid belum pernah kalah dari klub Inggris di fase gugur Liga Champions.

Total sudah enam kali mereka menghadapi wakil Premier League, dengan catatan impresif: tiga kemenangan dan tiga hasil imbang. Menariknya, seluruh laga tersebut terjadi melawan tim Inggris yang berbeda.

BACA JUGA:  PSG Bungkam Barcelona  2-1 dalam Duel Sengit Liga Champions

Mengutip Sport Mole menyebutkan deretan klub yang pernah mencoba peruntungan di kandang Atletico antara lain Chelsea, Manchester City, Liverpool, Manchester United, Leicester City, hingga Tottenham Hotspur.

Hasilnya pun menunjukkan betapa tangguhnya benteng Atletico. Mulai dari imbang 0-0 kontra Chelsea pada musim 2013-14, kemudian 1-1 saat menjamu Manchester United di babak 16 besar musim 2021-22, hingga skor kacamata melawan Manchester City di perempat final edisi yang sama.

Kini, Arsenal datang membawa harapan baru sekaligus tantangan besar. Mampukah Arteta memimpin timnya mencetak sejarah, atau justru kembali terjebak dalam kutukan panjang di kandang Atletico Madrid? Jawabannya akan tersaji di laga panas tengah pekan ini.(maq)