Ojo Dibanding-bandingke Sama Haaland

Benjamin Sesko selebrasi usai mencetak gol. Foto: Getty via ESPN

edisiana.com – Benjamin Sesko bosan dibandingkan dengan pemain Manchester City, Erling Haaland. Tapi kedua memiliki sejumlah kesamaan.

Wong ko ngene kok dibanding-bandingke (banding-banding)
Saing-saingke, yo mesti kalah
Ku berharap engkau mengerti, di hati ini…

Lagu yang terkenal di Indonesia ini seakan mengungkap isi hati pemain Slovenia Benjamin Sesko. Ia tidak mau terus dibandingkan dengan Erling Haaland sebagai pemain terbaik di Eropa.

Kedua pemain tersebut adalah striker setinggi 6 kaki 4 inci yang mengambil langkah penting dalam karir mereka. Sesko sebelumnya meniti karir di tim Austria Salzburg dan lalu pindah ke klub Jerman.

Sesko bergabung dengan klub saudara Salzburg, Leipzig, musim panas ini. Sementara kala itu Haaland pindah Dortmund dari Salzburg pada tahun 2020.

“Saya sudah mengatakan bahwa saya adalah pemain saya sendiri. Satu-satunya kesamaan yang kami miliki adalah, tentu saja, tinggi badan. Dan juga, kami berdua cepat, namun secara umum kami memiliki gaya bermain yang berbeda,” kata Sesko menolak untuk dibandingkan dengan Haaland seperti dikutip dari BBC pada hari ini.

Pemain berusia 20 tahun itu mencetak dua gol dalam kemenangan 3-0 Leipzig di Union Berlin pada 3 September. Sekaligus mengakhiri 24 pertandingan tak terkalahkan Union di kandang sendiri di liga.

Dia juga memastikan awal kemenangan Leipzig di Liga Champions dengan mencetak gol. gol penentu versus Young Boys. Dan mereka akan menghadapi City pada laga berikutnya.

Hal inilah lalu memberikan lebih banyak kesempatan untuk melakukan perbandingan. “Ini membandingkan [dengan] seseorang yang merupakan salah satu pemain terbaik di dunia. Jadi tidak mudah untuk membandingkannya,” kata Sesko.

“Saya tidak ingin membandingkan diri saya dengan siapa pun. Saya hanya ingin menjadi diri saya sendiri dan menjadi yang terbaik secara umum,” tegasnya.

Sesko dilaporkan menerima dari Leipzig biaya €24 juta ($25,5 juta). Dia menghabiskan satu musim lagi di tim Austria setelah transfer disetujui tahun lalu sebelum pindah ke Leipzig musim panas ini.

Leipzig meraih empat kemenangan dari lima pertandingan Bundesliga sejauh musim ini. Dan akhir pekan ini akan menjamu juara bertahan Bayern Munich.

Tim ini telah mengalahkan Bayern 3-0 di Piala Super Jerman yang sebagian besar bersifat seremonial pada bulan Agustus. Tapi Bayern tidak terkalahkan di liga dan akan berusaha keras untuk mengalahkan salah satu penantangnya.

Sesko yakin Leipzig yang meraih dua gelar terakhir Piala Jerman mampu menantang dominasi Bayern di liga.”Semuanya ada pada kami. Kami harus tampil baik. Kami harus menunjukkan bahwa kami bisa memenangkan pertandingan,” ujarnya.

“Kami hanya harus tampil 100 persen atau bahkan lebih di setiap pertandingan karena laganya terjadi di setiap pertandingan ketiga atau keempat. Tapi seperti yang saya katakan, kami memiliki tim yang sangat bagus, saya pikir kami memiliki peluang besar tahun ini,” sambungnya.(maq)

Exit mobile version