Menyakitkan! Gelar Melayang, eh, Juventus Rugi Lagi

Bonucci menyelamatkan Juventus dari kekalahan. Foto: AFP

Bola, edisiana.comKlub asal Italia, Juventus merugi senilai €254 juta ($246m) pada tahun keuangan yang berakhir 30 Juni. Pendapatannya turun dan biaya klub meningkat selama kompetisi Serie A tanpa trofi pertama dalam satu dekade.

Juventus mengatakan juga akan menyelesaikan tahun keuangan 2022-23 dengan warna merah, karena terus merasakan dampak pandemi COVID-19.

Menurut laporan ESPN, kerugian itu merupakan kerugian kelima berturut-turut Juventus dalam lima musim ini. Dan kerugian tercatat meningkat €44,4 juta lebih dibandingkan pada 2020-21.

Prospek keuangan yang suram bertepatan dengan awal yang sulit untuk musim baru bagi tim paling sukses Italia.Juventus, saat ini duduk di urutan kedelapan dalam tabel Serie A. 

Juventus dalam pernyataannya mengatakan mereka telah mengumpulkan €23m dari kampanye tiket musim 2022-23, sedikit di bawah kompetisi tiket musim pra-pandemi.

Pada akhir tahun lalu, Juventus telah menjual sahamnya €400m.  Uang tersebut lantas dibayarkan untuk pelunasan utang. 

Klub yang markas di Turin ini mengatakan kinerjanya akan sangat meningkat tahun ini berkat langkah-langkah yang diambil untuk memotong biaya dan meningkatkan pendapatan dalam jangka menengah.

“Peningkatan yang diharapkan saat ini tidak seperti yang menunjukkan pencapaian impas dari tahun keuangan saat ini,” kata klub Si Nyonya Tua dalam pernyataaan. 

“Sebaliknya, biaya operasional naik 7,6 persen dibandingkan periode yang sama,” masih dalam pernyataan Juventus.

Juventus mengatakan peningkatan kerugian terutama karena penurunan pendapatan dari hak siar TV dan pendapatan media karena lebih sedikit pertandingan Liga Champions.

Juventus tersingkir oleh Villarreal di babak sistem gugur pertama Liga Champions musim lalu.

Bianconeri juga kalah dalam dua pertandingan pembukaan Liga Champions musim ini  dari Paris Saint-Germain dan Benfica. Sementara di liga Italia hanya memenangkan dua dari tujuh pertandingan. 

Akhir pekan lalu, Juventus mengalami kekalahan mengejutkan di tim promosi Monza.  Pelatih Massimiliano Allegri kini dalam tekanan publik agar dipecat.(maq)

Exit mobile version