edisiana.com – Pertandingan sepak bola di Olimpiade Paris antara Argentina dan Maroko berujung rusuh. Para pendukung mengamuk hingga pertandingan terpaksa dihentikan selama dua jam.
Bermula Maroko memimpin Argentina 2-1 saat pertandingan mendekati akhir di Stade Geoffroy-Guichard di St-Etienne pada Rabu kemarin.
Namun pada menit ke-16 tambahan waktu, gelandang Boca Juniors Cristian Medina mencetak gol. Selepas bola sempat dua kali membentur mistar gawang.
Hal ini memicu reaksi marah dari fans Maroko yang masuk ke lapangan untuk melemparkan botol dan suar. Selain itu mereka melemparkan petasan ke arah bangku cadangan mereka.
Ofisial pertandingan meniup peluitnya. namun tidak sampai waktu penuh. Karena pertandingan dihentikan sementara kekacauan sudah teratasi.
Lebih dari satu jam kemudian, diputuskan bahwa pertandingan akan dilanjutkan secara resmi selama tiga menit, dengan para pendukung dibersihkan dari tribun.
Melansir MetroSports pada Kamis ini, gol penyeimbang Medina dianulir oleh asisten video wasit, menilai bintang Argentina itu berada dalam posisi offside.
Maroko bertahan di menit-menit terakhir untuk memastikan kemenangan yang terkenal.
Sementara gol Maroko diciptakan oleh Soufiane Rahimi di detik-detik terakhir babak pertama. Kemudian Rahimi kembali mencetak gol dari titik penalti pada menit ke-49.
Dan Giuliano Simeone membalaskan satu gol untuk tim asuhan Javier Mascherano pada menit ke-68. Lantas Medina mencetak gol di masa tambahan waktu, namun usahanya dianulir.(maq)
