Boca Juniors Ditahan Imbang Auckland City, Gagal Lolos ke Fase Gugur Piala Dunia Antarklub

edisiana.com – Boca Juniors harus menelan kekecewaan besar setelah hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan klub amatir Auckland City dalam laga terakhir Grup C Piala Dunia Antarklub yang digelar di Nashville, Tennessee. Hasil tersebut membuat Boca gagal melaju ke babak sistem gugur.

Datang dengan misi menang besar, Boca berharap bisa membalikkan selisih tujuh gol dari Benfica dan berharap klub Portugal itu kalah dari Bayern Munich di laga lain. Namun harapan tersebut pupus setelah mereka gagal menaklukkan Auckland City—tim yang sebelumnya menjadi lumbung gol bagi lawan-lawannya.

Boca unggul lebih dulu pada menit ke-26 lewat gol bunuh diri. Lautaro Di Lollo menyambut sepak pojok dengan sundulan ke arah tiang jauh, bola membentur lengan kiper Auckland, Nathan Garrow, dan memantul masuk ke gawang sendiri.

Namun Auckland City mengejutkan dunia sepak bola saat berhasil mencetak gol pertama mereka di turnamen ini pada menit ke-52. Christian Gray, calon guru pendidikan jasmani asal Selandia Baru, menanduk bola ke tiang kanan dan melewati penjaga gawang Agustin Marchesin—beberapa saat sebelum laga sempat dihentikan karena kondisi cuaca.

“Mencetak gol itu sungguh tidak nyata. Mungkin belum sepenuhnya saya percaya. Tapi saya pikir klub ini pantas mendapatkannya, dan saya senang untuk semua pemain,” ujar Gray dinukil dari ESPN pada hari ini.

Boca sempat mengira mereka unggul kembali tak lama setelah babak kedua dimulai, namun gol Miguel Merentiel dianulir oleh VAR karena handball yang dilakukan Kevin Zenon dalam proses terjadinya gol.

Hasil ini menjadi pukulan berat bagi Boca Juniors, yang gagal memanfaatkan peluang besar untuk lolos dari fase grup, sementara Auckland City menutup turnamen dengan hasil membanggakan meski harus tersingkir.(maq)

Exit mobile version