edisiana.com – Benfica berhasil menaklukkan Bayern Munich 1-0 dalam laga penentuan Grup C Piala Dunia Antarklub yang berlangsung di tengah suhu ekstrem 36 derajat Celsius di Stadion Bank of America, Charlotte, Carolina Utara, pada Selasa sore waktu setempat.
Pertandingan dimulai pukul 15.00 waktu setempat dalam kondisi panas menyengat yang memengaruhi performa kedua tim. Meski begitu, Benfica mampu tampil lebih efektif dan mencetak satu-satunya gol lewat Andreas Schjelderup pada menit ke-13.
Penyerang muda Norwegia itu menyelesaikan umpan tarik dari Fredrik Aursnes dengan tembakan mendatar dari jarak sekitar 15 yard.
Kemenangan ini memastikan Benfica finis sebagai juara Grup C dan melaju ke babak 16 besar. Melansir BBC, mereka akan menghadapi runner-up Grup D—yang kemungkinan besar adalah Chelsea, selama tim asal Inggris itu tidak kalah dari klub Tunisia, ES Tunis, dalam laga penutup grup pada Rabu pagi waktu setempat.
Sementara itu, Bayern yang sudah memastikan lolos lebih dulu, melakukan tujuh rotasi dari tim yang mengalahkan Boca Juniors 2-1 pada Jumat lalu. Pelatih Vincent Kompany mencoba mengubah arah permainan dengan memasukkan Harry Kane, Michael Olise, dan Joshua Kimmich di babak kedua.
Kimmich sempat mengira ia menyamakan kedudukan lewat sepakan rendah dari luar kotak penalti, namun gol tersebut dianulir karena offside. Kane dianggap berada dalam posisi menghalangi pandangan kiper Benfica, Anatoliy Trubin.
Bayern tampil lebih dominan di babak kedua. Aleksandar Pavlovic memaksa Trubin melakukan penyelamatan gemilang, sementara Leroy Sane menyia-nyiakan dua peluang emas menjelang laga usai. Namun, tidak ada gol balasan yang tercipta, dan Bayern harus puas finis sebagai runner-up grup.(maq)
