Arsenal Juara Premier League di Selhurst Park: Pesta The Gunners Pecah di London

Arsenal merayakan gelar pertamanya sejak puasa dari tahun 2004. Foto: via ESPN

edisiana.com – Arsenal akhirnya memastikan mahkota Premier League dengan cara yang penuh simbolisme: menang di kandang Crystal Palace dan mengubah Selhurst Park menjadi lautan merah-putih.

Kemenangan 2-1 menjadi penutup sempurna perjalanan luar biasa tim asuhan Mikel Arteta musim ini.

Di tengah atmosfer panas London Selatan, Arsenal tampil dengan ketenangan seorang juara. Gabriel Jesus membuka jalan menuju pesta pada menit ke-41 lewat penyelesaian klinis yang membungkam publik tuan rumah.

Baru tiga menit babak kedua berjalan, Noni Madueke menggandakan keunggulan lewat serangan cepat yang menunjukkan karakter dominan The Gunners.

Palace sempat memberi drama di menit-menit akhir ketika Jean-Philippe Mateta memperkecil ketertinggalan.

Bahkan stadion sempat bergemuruh saat Yeremy Pino mencetak gol di masa tambahan waktu, tetapi VAR menganulirnya karena offside. Arsenal pun tinggal menunggu peluit akhir untuk memulai perayaan.

Malam itu bukan sekadar kemenangan. Itu adalah pelepasan emosi yang tertahan selama dua dekade.

Melansir ESPN, sekitar 1.000 pendukung Arsenal memenuhi Holmesdale Road sejak sebelum kick-off untuk menyambut bus tim sang juara.

Warna merah mendominasi jalanan sekitar stadion, menciptakan suasana yang lebih mirip laga kandang Arsenal dibanding markas Palace.

Pemilik klub, Stan Kroenke dan putranya Josh Kroenke, turut hadir menyaksikan malam bersejarah tersebut. Dari tribun VIP hingga jalanan London Utara, seluruh elemen klub larut dalam euforia.

Sementara itu, sekitar 15 mil dari Selhurst Park, kawasan sekitar Emirates Stadium berubah menjadi pusat pesta besar.

Ribuan suporter memenuhi pub sejak pagi hari demi menyaksikan momen yang telah mereka tunggu sejak era Arsène Wenger dan tim legendaris “Invincibles” tahun 2004.

Arsenal akhirnya kembali ke takhta Inggris. Dan seperti kisah-kisah besar dalam sejarah sepak bola, gelar itu datang dengan drama, gairah, dan malam yang akan dikenang selamanya di London.(maq)

Exit mobile version