Leverkusen Lapar di Final Piala Jerman

Xabi foto bersama di Piala Jerman terakhir kali diraih Leverkusen pada 1993. Foto: via ESPN

edisiana.com – Bayer Leverkusen bersiap untuk menutup musim yang sudah mengesankan dengan memenangkan DFB Pokal (Piala Jerman) pada hari Sabtu malam ini.

Pelatih Leverkusen, Xabi Alonso mengatakan timnya hanya mempunyai sedikit waktu untuk mengingat kembali kekalahan pertama mereka musim ini. Dan suda melupakan kekalahan atas Atalanta di final Eropa itu dan memiliki peluang untuk meraih kemenangan ganda.

“Waktu analisisnya singkat karena fokus kami sekarang tertuju pada hari ini. Apa yang terjadi pada Rabu semoga tidak terlalu berpengaruh,” jawab Alonso dinukil dari ESPN.

“Kami harus melanjutkannya setelah kekalahan. Tujuannya besar. Dan kami bisa menutupnya dengan Piala. Dublin sudah pergi dan berada di belakang kami dan sekarang kami memikirkan Berlin,” jelasnya menambahkan

Juara Bundesliga yang baru dinobatkan   akan meraih gelar ganda domestik pertamanya dengan kemenangan atas tim divisi dua Kaiserslautern di final hari ini.

Dan kekalahan 3-0 melawan Atalanta adalah kekalahan pertama mereka musim ini di semua kompetisi setelah laju tak terkalahkan di Bundesliga dalam perebutan gelar. Leverkusen mencatat rekor tak terkalahkan di Eropa dalam 51 pertandingan.

“Perjalanan yang panjang untuk sampai ke sini, sejak Agustus tahun lalu,” kata Alonso tentang pertunjukan hari Sabtu di stadion Olimpiade Berlin.

“Kami berada di sini. Senang rasanya bisa menjalani pertandingan terakhir musim ini sebagai final. Setelah hari Rabu kami siap dan fokus untuk malam nanti. Saya pikir setelah kekalahan itu,  kami akan memiliki lebih banyak rasa lapar,” tegasnya.

Sebelum meraih gelar Bundesliga musim ini, trofi terakhir Leverkusen adalah Piala Jerman pada 1993.(maq)

Exit mobile version