Direktur BUBU BP Batam Berharap Pegawai Lulus Diklat Avsec

904

Batam, edisiana.com – Direktur Badan Usaha Bandar Udara dan Teknologi Informasi Komunikasi BP Batam, Suwarso berharap para pegawai Avsec yang mengikuti diklat recurrent lulus. Sehingga lisensinya dapat diperbarui dan dapat terus menjalankan tugasnya sesuai ketentuan yang berlaku.

Kegiatan ini, menurut dia, sangat penting bagi BUBU Hang Nadim, terutama bagi peserta yang merupakan Avsev Bandara Internasional Hang Nadim Batam.

“Kegaitan Recurrent ini merupakan kewajiban kami selaku pengelola bandara, khususnya Avsec, dilengkapi dengan lisensi yang masih aktif,” katanya dalam sambutannya pembukaan Diklat Recurrent, yang berlangsung dari 23 Nopember – 4 Desember 2020.

BACA JUGA:  Rumania, Negara Industri yang Memiliki Pengolahan Air dan Limbah yang Baik

Kategori diklat yang diikuti, yakni Junior Avsec Anggkatan XIX, Recurrent Senior Avsec Angkatan VIII, Recurrent Senior Avsec Angkatan IX dan Recurrent Dangerrous Goods.

Pelaksanaan diklat bekerja sama dengan Politeknik Penerbangan Medan, yang dibuka pada Senin, 23 November 2020 di Gedung IT Center BP Batam, Batam Centre.

BACA JUGA:  KEK Kesehatan Batam Dipromosikan di TEI untuk Menarik Investor

Direktur Politeknik Penerbangan Medan, M. Andra Aditiyawarman, menyampaikan harapannya kepada seluruh peserta untuk memperhatikan protokol kesehatan dalam operasional bandara.

“Saya bersyukur pada hari ini kita dapat berkumpul untuk melaksanakan diklat. Saya juga mengingatkan kepada seluruh peserta tetap harus bisa menjaga kesehatan dan semangat agar diklat ini berjalan lancar. Tidak lupa juga kita harus menerapkan protokol kesehatan selama menjalani diklat,” katanya.

BACA JUGA:  Pegawai BP Batam Salurkan Zakat Profesi Lewat Baznas

Andra juga menambahkan bahwa kegiatan Recurrent ini sangat penting untuk semua SDM Avsec di Bandara Hang Nadim.

“Semoga recurrent atau diklat penyegaran ini dapat memberikan semangat dan motivasi kepada seluruh peserta dan juga untuk kemajuan dalam melaksanakan tugas sesuai dengan ketentuan internasional maupun nasional,” tambahnya. (maq)

BAGIKAN