Greenwood Rampas Posisi Sancho, 100 Persen Jadi Masalah

733
Pemain muda, Mason Greenwood yang akhirnya mampu menyelamatkan Manchester United. Foto : Getty Images


Bola, edisiana.com Pemain muda Manchester United, Mason Greenwood dinilai telah merampas posisi Jadon Sancho. Sebab pemain berusia 20 tahun itu selalu jadi pilihan utama pelatih Ole Gunnar Solskjaer.  

Dalam delapan laga yang disajikan Liga Inggris, Greenwood telah menjadi starter sejauh musim ini. Dia sudah mencetak empat gol, dan sebagian besar bermain di sayap kanan.

Performa luar biasa Greenwood. Karena itu kontraknya diperpanjang pada  musim panas senilai 72 juta poundsterling. 

 Akibatnya Jadon Sancho keluar dari starting XI. Bekas pemain sayap Borussia Dortmund menjadi starter baru tiga kali dalam pertandingan liga. Itu pun diletakkan sebagian besar bermain di sayap kiri.

BACA JUGA:  West Ham Akan Tergiur Bila Rice Ditawar Rp1,8 T

Juergon Klopp mengakui kehebatan pemain muda yang bertalenta itu. Manajer Liverpool itu mengatakan Greenwood telah merampas posisi Sancho. Yang biasanya dimainkan di Dortmund. Dan ini yang sekarang jadi beban Ole Gunnar Solskjaer. 

“Wow! Betapa berbakatnya dia. Saya pikir dia mungkin telah mendorong Jadon [Sancho] keluar dari posisinya,” kata Klopp menjawab wartawan seperti dilansir ESPN pada Ahad, 24 Oktober 2021. 

BACA JUGA:  Manchester City Beli Sergio Gomez £11 Juta

Menurutnya, Mason bisa bermain di tengah, cuma tidak ada ruang lagi. “Jadi mungkin mereka akan berbagi. Ini masalah yang miliki manajer, 100 persen,” imbuh mantan manajer Dortmund itu. 

“Dia memiliki semua hal yang  dibutuhkan untuk benar-benar menjadi salah satu pemain terbaik di dunia di masa depan, begitulah adanya, tapi dia masih sangat muda,” sambungnya. 

Solskjaer sendiri juga, tidak meragukan kehebatan Sancho. “Dia orang Inggris dan tinggal di Manchester sebelumnya, tetapi dia tidak bermain di Liga Premier sampai sekarang,” terangnya. 

BACA JUGA:  Arteta Kocok Ulang Pemain Lini Depan

Solskjaer menambahkan Sancho punya pengalaman Liga Champions, dan pengalaman hebat dengan Dortmund. “Namun sekarang Liga Premier adalah liga terbaik di dunia dan dia datang ke sini, dia akan memberi kami begitu banyak di tahun-tahun mendatang,” ucap pelatih asal Norwegia tersebut. 

Sancho sendiri, jelas Solskjaer, orangnya rendah hati, pekerja keras, dan ingin belajar. “Dia memiliki momen bersama kami yang membuat penonton benar-benar gelisah. Bisakah dia menambahkan bit berikutnya? Ya, saya yakin dan dia akan melakukannya,” pungkasnya.(maq)

BAGIKAN