edisiana.com – Rodri menjadi pemain kunci bagi tim asuhan Pep Guardiola selama ini. Dia adalah gelandang tangguh dalam starting XI yang sangat sukses.
Namun seberapa besarkah kehilangan yang akan dialaminya saat City berupaya meraih gelar Liga Primer kelima berturut-turut dan bagaiman upayanya menahan tantangan dari Arsenal dan Liverpool.
Data Opta mengungkap bahwa Manchester City hanya kalah 11 persen dari laga sejak debut Rodri pada tahun 2019 di mana ia bermain.
Dari pertandingan yang ia lewatkan sejak debutnya, City kalah 24 persen. Statistik mengatakan bahwa Manchester City menang 2,36 poin per pertandingan dengan Rodri di tim dan 2,04 tanpa dia.
Dengan 13 poin yang sudah dikantonginya musim ini, jika Rodri absen di sisa musim dengan rasio poin per pertandingan yang sama, maka City akan finis dengan 80 poin.
Dan bukan 91 poin seperti yang akan mereka menangkan jika Rodri ada di dalam tim. Jika Manchester City finis dengan hanya 80 poin maka peluang mereka untuk memenangkan gelar tidaklah bagus.
Terakhir kali sebuah tim memenangi Liga Primer dengan total yang rendah adalah pada musim 2010/11 silam.
Ketika Manchester United memuncaki klasemen dengan 80 poin, secara luar biasa unggul sembilan poin dari Chelsea di tempat kedua.
Manchester City, tentu saja, cukup siap untuk mengatasi cedera. Karena memiliki pemain seperti Mateo Kovacic, Ilkay Gundogan, Rico Lewis atau bahkan John Stones yang mampu mengisi posisi gelandang.(maq)
