Dua Pemain Berusia 15 Tahun Bersinar Saat Arsenal Kalahkan AC Milan, Arteta Beri Pujian

Max Dowman tampil mengesankan saat melawan Milan di Singapore. Foto: via BBC

edisiana.com  – Kemenangan 1-0 Arsenal atas AC Milan dalam laga pramusim di Singapura menyisakan cerita menarik, terutama dari penampilan dua pemain muda, Max Dowman dan Marli Salmon, yang sama-sama baru berusia 15 tahun. Manajer Mikel Arteta memberikan kesempatan langka bagi keduanya, dan mereka menjawabnya dengan penampilan impresif.

Gol tunggal dalam pertandingan tersebut dicetak oleh Bukayo Saka melalui penyelesaian jarak dekat, memanfaatkan umpan silang melengkung dari Jakub Kiwior. Arsenal mendominasi sebagian besar laga, terutama melalui sisi kanan yang dihuni duet Ben White dan Saka.

Laga ini juga menjadi debut bagi rekrutan anyar Arsenal: Martin Zubimendi, Christian Norgaard, dan kiper Kepa Arrizabalaga, yang mendapat sambutan meriah dari para pendukung The Gunners.

Di lini tengah, pemain muda Ethan Nwaneri mencuri perhatian lewat dua aksi individu yang mengesankan, salah satunya hampir berbuah gol dari tembakan di tepi kotak penalti.

Namun sorotan utama tertuju pada Dowman dan Salmon, dua pemain remaja yang dipercaya tampil menghadapi lawan sekelas AC Milan. Arteta tak ragu melontarkan pujian atas keberanian dan kualitas mereka.

“Sangat bagus. Ada banyak pekerjaan luar biasa di akademi kami, baik dari para pelatih maupun staf lainnya. Ini adalah momen untuk memberi kesempatan dan penghargaan kepada mereka,” ujar Arteta dikutip dari BBC pada hari ini.

“Mereka benar-benar memanfaatkan peluang mereka hari ini, dalam situasi sulit melawan tim besar. Luar biasa melihat pemain berusia 15 tahun tampil sebaik itu.”

Total, Arsenal menurunkan tujuh lulusan akademi dalam laga ini. Selain Dowman dan Salmon, ada juga Ethan Nwaneri, Reiss Nelson, Bukayo Saka, Myles Lewis-Skelly, dan Nichols (18 tahun). Keikutsertaan para pemain muda ini disambut antusias oleh para suporter, yang senang melihat masa depan klub mulai diberi panggung.

Arteta menegaskan bahwa penampilan para pemain muda tak lepas dari lingkungan tim utama yang mendukung perkembangan mereka.

“Saya sangat senang dengan semua anak-anak. Mereka bisa tampil di level ini pada usia 15 tahun karena lingkungan dan budaya yang kami bangun,” tambah Arteta.

“Ketika seseorang langsung membuat Anda merasa nyaman dan percaya diri, Anda bisa menampilkan yang terbaik. Tapi tentu saja, anak-anak ini juga memiliki kualitas luar biasa untuk bisa bersaing di level ini.”

Kemenangan ini menjadi sinyal kuat bahwa Arsenal tidak hanya fokus pada pembelian pemain bintang, tetapi juga serius mengembangkan potensi muda dari dalam akademi mereka sendiri.(maq)

Exit mobile version