Sempat Tertinggal Dua Gol Pisa, Inter Ngamuk, Jadi Pesta Gol

Henrikh Mkhitaryan (tengah) merayakan gol untuk Inter Milan. Foto: via ESPN

edisiana.com – Inter Milan mengirim pesan keras ke Serie A. Tertinggal dua gol lebih dulu, Nerazzurri justru mengamuk dan melumat Pisa 6-2 pada Jumat malam untuk menjaga jarak enam poin di puncak klasemen.

Pisa sempat membuat San Siro terdiam. Kesalahan fatal Yann Sommer dimanfaatkan sempurna oleh Stefano Moreo, yang mencetak gol spektakuler dari jarak hampir 40 meter.

Lebih buruk lagi, Moreo kembali menghukum Inter lewat sundulan keras di menit ke-23.

Namun raksasa tak jatuh dua kali.
Inter bangkit lewat penalti Piotr Zielinski usai VAR mengonfirmasi handball, sebelum Lautaro Martínez menyamakan skor lewat sundulan.

Babak pertama yang gila ditutup oleh Pio Esposito, yang menyelesaikan umpan silang Alessandro Bastoni untuk membalikkan keadaan.

Di babak kedua, Inter sepenuhnya menguasai laga. Federico Dimarco mencetak gol keempat lewat volley yang membentur dua tiang. Pisa kian runtuh.

Ange-Yoan Bonny mencetak gol solo brilian, lalu Henrikh Mkhitaryan menyempurnakan pesta dengan sundulan di masa tambahan waktu.

Henrikh Mkhitaryan mencetak gol melalui sundulan untuk menutup pertandingan dengan pesta gol.

Dari mimpi buruk menjadi malam sempurna. Menukil ESPN, kini Inter tetap di puncak—dan kini semakin menjauh. (maq)

Exit mobile version