edisiana.com – Era Lionel Messi bersama tim nasional Argentina mendekati penghujung. Seiring sang megabintang bersiap mengakhiri kariernya di lapangan hijau, masa depan pelatih Lionel Scaloni di kursi La Albiceleste ikut menjadi sorotan.
Scaloni sendiri mengisyaratkan kemungkinan meninggalkan timnas Argentina. Kontraknya bersama Federasi Sepak Bola Argentina (AFA) akan berakhir pada Desember mendatang. Namun, hingga kini belum ada keputusan final mengenai masa depannya.
Pelatih yang membawa Argentina meraih sejumlah gelar bergengsi itu dikabarkan masih bernegosiasi dengan AFA terkait kemungkinan perpanjangan kontrak.
Melansir ESPN, menyebutkan isyarat kepergian Scaloni sebelumnya muncul setelah Argentina kalah 1-0 dari Spanyol di final Piala Dunia FIFA. Ketika itu, Scaloni membuka kemungkinan untuk mengakhiri tugasnya bersama timnas.
Namun, keinginan untuk mempertahankan Scaloni datang dari ruang ganti. Sejumlah pemain Argentina berharap sang pelatih tetap berada di pinggir lapangan untuk melanjutkan proyek yang telah dibangunnya.
Bek Argentina, Cristian Romero, menjadi salah satu pemain yang secara terbuka menyampaikan dukungannya.
“Dia adalah figur kunci dalam membangun tim nasional ini, jadi jelas kami ingin dia melanjutkan,” tegas Romero.
Senada, winger Benfica Gianluca Prestianni juga menyoroti kontribusi besar Scaloni untuk Argentina. Menurutnya, sang pelatih telah memberikan dampak luar biasa selama menangani tim nasional.
“Dia telah memberikan segalanya untuk tim nasional dalam beberapa waktu terakhir dan membuat semua orang Argentina sangat bahagia,” ujar Prestianni.
Sejak mengambil alih kursi pelatih Argentina delapan tahun lalu, Scaloni memang menjalani periode yang sangat sukses bersama La Albiceleste. Di bawah arahannya, Argentina menjelma menjadi salah satu kekuatan utama sepak bola internasional.
Kini, keputusan ada di tangan Scaloni dan AFA. Jika bertahan, ia masih memiliki kesempatan melanjutkan era kejayaan Argentina setelah generasi yang dipimpin Messi.
Namun jika memilih mundur, Argentina harus mencari sosok baru untuk meneruskan fondasi yang telah dibangun selama delapan tahun terakhir.(maq)
