edisiana.com – Venezia berhasil bangkit dari kekalahan pekan lalu saat menjamu Udinese dalam lanjutan kompetisi Serie A. Bermain di hadapan pendukung sendiri pada Jumat malam waktu setempat, Venezia sukses mengamankan kemenangan 2-1 lewat gol penentu Kike Pérez.
Kemenangan ini menjadi respons positif Venezia setelah sebelumnya harus menelan kekalahan dari Como. Tampil agresif sejak awal pertandingan, tuan rumah berusaha mengambil kendali permainan.
Venezia langsung mengancam pada menit keenam. Antoine Hainaut melepaskan tembakan kaki kanan dari tengah kotak penalti. Namun, peluang tersebut berhasil digagalkan oleh penjaga gawang Udinese.
Udinese tidak tinggal diam. Nicolò Zaniolo mencoba membalas melalui sebuah percobaan tembakan, tetapi bola masih melenceng jauh ke sisi kanan gawang.
Kedua tim terus berusaha menciptakan peluang. Namun, hingga babak pertama berakhir, tidak ada gol yang tercipta sehingga skor tetap imbang 0-0.
Memasuki babak kedua, Venezia akhirnya berhasil memecah kebuntuan. Toma Basic muncul sebagai pencetak gol pembuka setelah memanfaatkan umpan silang Antoine Hainaut.
Basic menyambut umpan tersebut dengan tendangan kaki kiri dari dalam kotak penalti. Bola meluncur deras ke sudut kiri bawah gawang Udinese dan membawa Venezia unggul 1-0.
Namun, keunggulan tuan rumah tidak bertahan lama. Matías Moreno justru mencetak gol bunuh diri yang membuat Udinese berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Gol tersebut disahkan setelah melalui pemeriksaan Video Assistant Referee (VAR).
Udinese kemudian mendapat kesempatan untuk berbalik unggul melalui Keinan Davis. Sayangnya, tembakannya masih melebar ke sisi kanan gawang Venezia.
Ketika pertandingan tampak berpeluang berakhir imbang, Kike Pérez tampil sebagai penentu kemenangan. Ia melepaskan tendangan kaki kiri dari luar kotak penalti yang mengarah tepat ke sudut kanan atas gawang Udinese.
Gol spektakuler tersebut memastikan Venezia unggul 2-1 sekaligus mengunci tiga poin di kandang sendiri.(maq)
