Aljazair Menang Dramatis 2-1 atas Jordania, Peluang Lolos ke 32 Besar

Gouiri mencetak gol kemenangan untuk Aljazair. Foto: via ESPN

edisiana.com – Aljazair menjaga asa lolos ke babak 32 besar setelah meraih kemenangan dramatis 2-1 atas Jordania pada pertandingan yang berlangsung siang ini. Tim berjuluk The Desert Foxes itu membalikkan keadaan setelah sempat tertinggal lebih dahulu.

Sejak awal laga, Aljazair tampil menekan. Amine Gouiri dan Farès Chaïbi sempat menciptakan sejumlah peluang berbahaya di babak pertama. Namun, justru Jordania yang mampu membuka keunggulan pada menit ke-35.

Gol Jordania berawal dari umpan tarik yang memanfaatkan kesalahan lini pertahanan Aljazair. Bola kemudian mengarah ke Al Rashdan yang berhasil mencetak gol. Bola sempat mengenai tumit bek sebelum melewati jangkauan kiper Luca Zidane dan bersarang di gawang.

BACA JUGA:  Brasil Butuh Neymar di Piala Dunia

Unggul 1-0 membuat Jordania lebih nyaman memainkan strategi bertahan hingga memasuki babak kedua. Meski demikian, Aljazair terus meningkatkan intensitas serangan.

Ibrahim Maza menjadi motor serangan yang paling merepotkan pertahanan lawan, sementara Jordania mengancam lewat serangan balik. Salah satunya melalui Noor Al Rawabdeh yang melepaskan tembakan, tetapi masih melenceng dari sasaran.

Tekanan tanpa henti akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-68. Pemain pengganti Benobuali sukses menyamakan kedudukan setelah menyundul bola hasil sepak pojok yang dikirim Riyad Mahrez.

BACA JUGA:  Rodrigo De Paul Hardik Messi

Momentum itu dimanfaatkan Aljazair untuk terus menekan. Gol kemenangan akhirnya lahir setelah Gouiri mencetak gol dari jarak dekat. Wasit sempat menunggu pemeriksaan VAR sebelum memastikan posisi Gouiri onside saat menyambut bola hasil situasi sepak pojok.

Gol tersebut sekaligus mengubur harapan Jordania yang tengah memburu tiket ke babak 32 besar pada penampilan debut mereka di turnamen ini.

Kemenangan 2-1 membuat Aljazair tetap berada dalam persaingan dan menjaga peluang untuk melangkah ke fase gugur. Sementara itu, Jordania harus menerima kenyataan gagal mempertahankan keunggulan yang sudah mereka raih sejak babak pertama.(maq)