edisiana.com – Napoli akan berjuang keras merebut gelar Scudetto pada pertandingan terakhir Serie A melawan Cagliari, yang digelar Sabtu dini hari nanti. Jika mampu meraih kemenangan, pelatih Antonio Conte akan mencatat sejarah sebagai manajer pertama yang memenangkan Serie A bersama tiga klub berbeda.
Saat ini, Napoli hanya unggul satu poin dari Inter Milan di puncak klasemen. Inter sendiri akan menghadapi Como pada hari yang sama, sehingga kemenangan menjadi harga mati bagi Partenopei jika ingin memastikan gelar tetap berada di Naples.
Conte, yang pernah membawa Juventus meraih tiga gelar liga dari 2011 hingga 2014, juga mengakhiri puasa gelar 11 tahun Inter Milan saat membawa mereka menjadi juara Serie A pada 2021.
Kini, bersama Napoli, ia berpeluang mempersembahkan gelar ketiga di klub ketiga, sebuah pencapaian langka dalam sejarah sepak bola Italia.
“Kami sudah bertekad dan tidak boleh menyerah,” ujar Conte dikutip dari ESPN pada Jumat, 23 Mei.
Namun sayangnya, sang pelatih harus absen dari pinggir lapangan lantaran menjalani skorsing usai terlibat pertengkaran dengan pelatih Parma, Cristian Chivu, pekan lalu.
Sebelumnya, Fabio Capello pernah meraih gelar Serie A bersama AC Milan (empat kali), AS Roma, dan Juventus. Namun dua gelar terakhir Capello bersama Juve pada 2005 dan 2006 dicabut akibat skandal Calciopoli, yang juga membuat Juventus terdegradasi ke Serie B.
Conte datang di saat kejayaan Juventus telah memudar dan sukses membangkitkan dominasi Si Nyonya Tua. Kini, ia memiliki peluang mencatatkan tonggak sejarah baru bersama Napoli.
Meskipun klub ini baru saja meraih Scudetto pada 2023, mempertahankannya di bawah Conte akan menjadi bukti sahih dari kejeniusan sang pelatih.(maq)
