Ini Dia Kiper Jitu Liga Inggris, Ternyata Bukan Ederson Atau Alisson

Jose Sa mengalami cedera. Foto: Tweeter

edisiana.com – Siapa kiper Liga Inggris yang paling jitu menangkis bombardir bola? Jawabannya ternyata bukan kiper Manchester City, Ederson dan juga tidak Alisson, penjagawa Liverpool.

Menurut statistik, Jose Sa adalah penjaga gawang peringkat 1 di Premier League musim ini. Dalam hal jumlah gol yang diharapkan,  berhasil menahan 5,7 serangan lebih banyak dari yang diperkirakan. 

Dia juga bisa menjadi bagian dari alasan mengapa Wolves tampil sangat baik di bawah arahan Gary O’Neil musim ini. 

Di belakangnya ada pendatang baru Tottenham Guglielmo Vicario, yang menggantikan Hugo Lloris. Dia memberikan stabilitas di lini belakang tim Ange Postecoglou. 

Seperti yang ditulis oleh Alvise Cagnazzo dari Mail Sport, Vicario memiliki awal yang menakjubkan di Liga Premier. Dia mengakui masih menjadi misteri mengapa pemain Italia itu tetap menjadi kiper pilihan ketiga tim nasionalnya. 

Dan ada beberapa kejutan salah satu yang paling menonjol pada musim ini adalah David Raya dari Arsenal, hanya finis di peringkat ke-18. Dia cuma dapat mencegah timnya kebobolan -2,5 gol musim ini. 

Pemain Spanyol itu telah melampaui Aaron Ramsdale musim ini untuk menjadi favorit Mikel Arteta. Musim ini ia telah mencatatkan 29 penampilan bersama The Gunners di Liga Inggris.

Lantas di Liga Champions membantu The Gunners naik ke puncak klasemen Liga Inggris.Namun sungguh mengejutkan melihatnya sejauh ini tidak masuk dalam daftar. Terutama mengingat ia memimpin dalam perolehan clean sheet terbanyak di kasta tertinggi sejauh musim ini. 

Sementara Ederson dan Alisson masing-masing berada di peringkat ke-14 dan ke-13. Dan Onana mengungguli keduanya, menempati peringkat ketiga dalam peringkat tembakan yang diharapkan. 

Menariknya, Onana dan Ederson memiliki peringkat yang sama dengan delapan clean sheet di Premier League musim ini. Alisson, yang baru-baru ini absen karena cedera, hanya tertinggal satu peringkat di belakang mereka dengan tujuh clean sheet.  

Meski begitu, Liverpool bisa mengandalkan kiper cadangan Caoimhin Kelleher yang telah mengemban tugas mengisi sepatu besar rekan setimnya yang berasal dari Brasil dengan sangat baik.

Bahkan, dari tujuh laga yang dijalaninya musim ini, ia naik ke peringkat kesembilan klasemen, satu tingkat di atas Nick Pope, setelah kebobolan tujuh gol. 

Klopp bersyukur Liverpool berhasil mempertahankan Kelleher pada musim panas lalu. “Anda harus bertanya padanya, tapi saya pikir sekarang dia akan cukup senang dengan keputusan yang dia buat di musim panas,” ujar Klopp seperti dilansir Daylimail pada Sabtu ini.

Alphonse Areola dan Emiliano Martinez dari West Ham berada di lima besar. Sedangkan Bernd Leno, Martin Dubravka dan Neto dari Fulham berada di peringkat keenam, ketujuh dan kedelapan dalam klasemen. 

Di luar sepuluh besar adalah Tomas Kaminski dari Luton. The Hatters berada dalam pertarungan degradasi musim ini dan belum pernah menang dalam lima pertandingan terakhir di Premier League.

Tapi dia telah menjadi bintang yang bersinar, melakukan beberapa penyelamatan luar biasa untuk tim asuhan Rob Edwards. 

Begitu pula Jordan Pickford, yang finis satu peringkat di belakangnya di posisi ke-12.  Pemain nomor 1 Inggris ini telah menjadi penyelamat bagi Everton dalam beberapa tahun terakhir.

Ia membantu mereka bertahan di musim 2022-23 dengan kerja keras yang luar biasa di bawah mistar gawang.

Di peringkat terbawah adalah Mark Flekken dari Brentford yang tiba di London barat musim panas lalu dari Freiburg. Dia langsung ditempatkan di bawah mistar gawang dengan absennya Raya, namun belum menikmati awal terbaik di sepak bola Inggris. Dengan kebobolan 7,2 gol lebih banyak dari perkiraan jumlah gol yang diperkirakannya. 

Sam Johnson, James Trafford dan Matt Turner semuanya mengikutinya di peringkat terbawah. Kemudian kiper Chelsea Djordje Petrovic berada di peringkat ke-21, setelah musim ini menggantikan Robert Sanchez yang berada di peringkat ke-15.(maq)

Exit mobile version