Vinicius Dihina, Vinicius Dikartu Merah

Vinicius Jr. Foto: Daylimail

edisiana.com – Pemain sayap Brasil Vinicius JR menghadapi nyanyian rasis dari para penggemar Valencia di Mestalla. Wasit pun lantas menghentikan pertandingan selama beberapa menit.

“Saya tidak ingin membicarakan sepak bola hari ini, tidak ada artinya membicarakan sepak bola hari ini,” kata

Manajer Real Carlo Ancelotti mengaku kecewa dengan sambutan pendukung tuan rumah kepada anak asuhnya.

“Apa yang kami lihat hari ini tidak dapat diterima. Seluruh stadion meneriakkan hinaan rasis, saya mengatakan kepada wasit bahwa dia seharusnya menghentikan pertandingan,” berang Ancelotti dikutip dari ESPN pada Senin ini.

Ancelotti mengatakan dia memahami reaksi Vinicius dalam situasi tersebut. “Vinicius sangat sedih, dia marah. Sesuatu seperti ini tidak bisa terjadi di dunia tempat kita tinggal,” ucap pelatih Los Blancos itu.

Menurutnya, dia sempat bertanya dengan Vinicius, apakah dia ingin terus bermain, atau melanjutkan permainan.

“LaLiga punya masalah di sini. Bagi saya Vinicius adalah pemain paling penting di dunia. LaLiga punya masalah, episode rasisme ini harus menghentikan pertandingan,” kata Ancelotti menyarankan.

“Seluruh stadion yang menghina pemain saya dengan nyanyian rasis dan pertandingan harus dihentikan. Saya akan mengatakan hal yang sama jika kami menang 3-0, tidak ada cara lain,” tegasnya.

Pada laga ini Real Madrid mengalami kekalahan. Dengan gol satu-satunya dari Diago Lopez di pertandingan babak pertama pada hari Minggu, 21 Mei.

Valencia harus menang untuk menghindari zona degradasi. Sayang pertandingan yang dirusak oleh nyanyian rasis dan kartu merah untuk Vinicius Junior karena berantem dengan pemain Valencia.

Dengan tiga pertandingan tersisa, Valencia berada di urutan ke-13 di LaLiga dengan 40 poin. Dan unggul lima poin dari zona degradasi.

Sementara Madrid berada di urutan ketiga dengan 71 poin, tertinggal 14 poin dari Barcelona yang telah mengamankan gelar pekan lalu dengan empat pertandingan tersisa.(maq)

Exit mobile version