Kalah dari Werder, Munich Makin Ditinggalkan Leverkusen

Kane menyesali peluangnya berhasil ditepis kiper lawannya. Foto: via Daylimail

edisiana.com – Leverkusen membuat kejutan musim ini. Meninggalkan juara bertahan, Bayern Munich dengan tujuh poin di puncak klasemen Bundesliga.

Berkat kekalahan Munich melawan Wender Bremen 0-1 pada Ahad malam di Arena. Yang mana gol diciptakan oleh Mitchell Weiser pada menit 59.

Ini merupakan kemenangan pertama Werder di Munich sejak 2008 dan kekalahan kedua Bayern di liga musim ini. Dan hasil tersebut membuat Bayern mengumpulkan 41 poin di peringkat kedua dengan satu pertandingan tersisa.

Sementara Leverkusen berada di 48 poin setelah kemenangan 3-2 mereka atas RB Leipzig sehari sebelumnya.

Sepanjang awal pertandingan, tuan rumah berjuang keras untuk mendobrak lini belakang Werder yang disiplin di Allianz Arena.

Tim tamu pun berhasil mencetak gol melalui istirahat cepat pada menit ke-25, namun upaya Justin Njinmah dianulir karena melakukan pelanggaran di awal pergerakan.

Mantan pemain Bayern, Weiser akhirnya membuka kemenangan untuk timnya pada menit ke-59. Saat dia berlari ke kotak penalti, kemudian mundur untuk melepaskan diri dari pengawalnya dan melepaskan tembakan tak terbendung melewati kiper Manuel Neuer.

Tuan rumah kemudian menyerang tetapi tidak memiliki rencana yang jelas. Pencetak gol terbanyak Harry Kane gagal mencapai target dengan sundulan jarak dekat pada menit ke-72.

Mantan rekan setim Kane di Spurs, Eric Dier lantas dimasukkan. Tapi tidak tim asuhan Thomas Tuchel tidak berhasil mengejar gol penyeimbang.

Kiper Werder Michael Zetterer kemudian menepis tembakan Leroy Sane yang melebar pada menit ke-79. Dia juga menepis bola dari kepala Kane beberapa saat kemudian saat tim tamu mempertahankan kemenangan besar mereka di liga.

Bayern akan menjamu Union Berlin pada hari Kamis dinihari mendatang untuk memperkecil dan menjaga tekanan pada pemimpin klasemen Xabi Alonso.

Thomas Tuchel marah usai pertandingan kepada timnya. “Itu adalah tanggung jawab kami. Saya juga lelah mengatakan bahwa kami berlatih dengan baik. Tidak ada lagi yang mempercayai hal itu,” ucap Tuchel dengan geram seperti dikutip dari Daylimail pada Senin ini.

“Kami akan meminta pertanggungjawaban tim. Pada hari Rabu kami memiliki kesempatan untuk berbuat lebih baik – dan kami harus berbuat lebih baik,” tambah pelatih 50 tahu itu.(maq)

Exit mobile version