Kisah Igor Thiago Menembus Skuad Brasil di Piala Dunia (Bagian-2)
edisiana.com – Perjuangan hidup memaksa Igor Thiago bekerja keras sejak usia muda demi membantu perekonomian keluarga.
Namun, beratnya tekanan hidup dan kegagalan demi kegagalan dalam seleksi klub sempat membuatnya frustrasi hingga memilih berhenti berlatih sepak bola.
Di tengah kondisi sulit tersebut, sang ibu menjadi sosok paling penting yang menjaga semangat Igor agar tidak menyerah mengejar mimpi.
Dengan dukungan Maycon, Maria Diva, serta Sergio yang merupakan pelatih masa kecilnya, Igor memilih membantu kebutuhan keluarga dengan cara yang benar. Ia rela menjalani berbagai pekerjaan kasar sejak belia.
Igor pernah bekerja sebagai asisten tukang batu, penjaga kios pasar, hingga menyebarkan brosur di supermarket.
Semua dijalani demi bertahan hidup sekaligus tetap membuka harapan untuk masa depan yang lebih baik.
Di saat bersamaan, Igor terus mencoba mencari klub untuk melanjutkan karier sepak bolanya. Namun, penolakan demi penolakan dalam berbagai uji coba membuat impiannya terasa semakin jauh.
Berbagai hambatan sosial dan keterbatasan ekonomi akhirnya membuat Igor kehilangan motivasi. Ia bahkan sempat berhenti berlatih total karena frustrasi.
Beruntung, sang ibu terus hadir memberi kekuatan dan keyakinan agar Igor tidak meninggalkan cita-citanya.
“Ibu saya memberi saya kekuatan untuk tidak meninggalkan mimpi saya. Beliau memberi saya energi untuk terus maju. Beliau meminta saya untuk tidak menyerah karena janji yang telah saya buat kepadanya sejak lama,” ujar Igor dikutip dari Sport Mole.(A Rabas/Bersambung)











