edisiana.com – Manchester City akan mengunci gelar jika mereka mengalahkan Chelsea pada Minggu besok. Tapi syaratnya Arsenal kalah dari Nottingham Forest pada Sabtu malam ini.
City sedang menuju treble pada akhir musim ini. Dì Premier League, FA dan Liga Champions setelah menghancurkan Real Madrid 4-0 dì semifinal.
Untuk Liga Inggris, The Sky Blue punya peluang mengunci gelarnya saat menjamu Chelsea pada Ahad malam besok. City harus menang untuk mengamankan gelar kelimanya.
“Pada hari Minggu pertandingan ada di tangan kita untuk memenangkan kompetisi yang paling penting,” ujar Pep Guardiola, manajer Manchester City dikutip dari BBC, pada hari ini.
Guardiola mengatakan City telah menunjukkan mentalitas yang sama musim ini seperti perebutan gelar sebelumnya. Kendati menghabiskan sebagian besar tahun ini di belakang pemimpin lama Arsenal.
The Citizens terus membuntuti The Gunners dengan delapan poin pada awal April. Namun rentetan 11 kemenangan liga berturut-turut sejak Februari telah membuat mereka membuka celah empat poin di puncak klasemen Liga Inggris.
Kini mereka mengincar gelar Liga Premier kelima dalam enam musim.
“Sekarang kita berbicara tentang mentalitas karena kami menang. Dan saya tidak percaya itu. Saya membela tim ketika kami kalah dan mereka memiliki mentalitas yang sama,” tutur Guardiola.
“Inilah kenyataannya. Untuk memulihkan delapan poin dari Arsenal – pertama kami memiliki satu pertandingan tersisa pada saat itu. Jadi itu sedikit palsu tetapi kami tahu kami harus memenangkan hampir semua pertandingan,” jelasnya.
“Jika Arsenal mempertahankan ritme yang sama seperti leg pertama [separuh musim] dan melakukan apa yang telah mereka lakukan, tidak mungkin untuk mengejar mereka. Tapi mereka kehilangan beberapa poin dan kami ada di sana. Lagi, musim lain, dan itu sangat berarti bagi kami,” sambungnya.
Selain itu, City juga akan menjalani final FA pada akhir bulan ini di Wembley. Mereka bertemu rival sekotanya Manchester United yang sulit dikalahkan.
“Dan para pemain tenis mengatakan servis untuk memenangkan Wimbledon adalah yang paling sulit,” terang Pep.
Begitu juga dì final Liga Champions, tim asuhan Pep Guardiola ketemu tim berat Inter Milan pada 10 Juni mendatang. “Ini tanpa henti. Tentu saja kami puas bermain di final Liga Champions tetapi sekarang datang hal yang paling sulit,” ucapnya.(maq)
Arsenal Terpeleset, Chelsea Kalah, City Juara
