edisiana.com – Peluang Pep Guardiola menjadi pelatih baru Timnas Italia mulai meredup. Negosiasi antara Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) dengan mantan manajer Manchester City itu dikabarkan menemui jalan buntu akibat perbedaan nilai gaji.
Media Italia La Gazzetta dello Sport melaporkan Guardiola meminta bayaran sebesar 20 juta euro atau sekitar 17 juta poundsterling per tahun. Nilai tersebut disebut dua kali lebih besar dibandingkan tawaran yang diajukan FIGC.
Saat dimintai tanggapan mengenai perkembangan negosiasi, Paolo Maldini memilih irit bicara.
“Sejujurnya kami tidak dapat memberikan informasi terbaru tentang apa yang sedang terjadi saat ini,” ujarnya dikutip dari BBC pada hari ini.
Guardiola meninggalkan Manchester City pada musim panas ini setelah mengakhiri satu dekade penuh kesuksesan di Stadion Etihad.
Selama menangani The Citizens, pelatih berusia 55 tahun itu mempersembahkan enam gelar Premier League, tiga Piala FA, lima Piala Liga Inggris, serta satu trofi Liga Champions.
Sebelumnya, Presiden FIGC Giovanni Malago mengungkapkan bahwa pihak federasi memang telah membuka komunikasi dengan Guardiola.
Bahkan, dia sempat menyebut FIGC bisa membuat “pengecualian” terkait besaran gaji demi memboyong pelatih asal Spanyol tersebut.
Meski demikian, selisih nilai yang diminta Guardiola dengan kemampuan finansial FIGC membuat pembicaraan belum menghasilkan kesepakatan.
Apabila negosiasi benar-benar gagal, FIGC masih memiliki sejumlah alternatif. Mantan pelatih Timnas Italia Antonio Conte dan Roberto Mancini, serta legenda Azzurri Andrea Pirlo, termasuk nama-nama yang masuk dalam daftar kandidat untuk mengisi kursi pelatih Gli Azzurri.(maq)
