Pesta Betis 4-0 Antar ke Sejarah Perempat Final Liga Europa

Pemain Panathinaikos diapit pemain Real Betis. Foto: via DM

edisiana.com – Real Betis menulis malam bersejarah di La Cartuja dengan kemenangan meyakinkan 4-0 yang akan lama dikenang oleh publik Verdiblanco.

Tim asuhan Manuel Pellegrini membalikkan keadaan dengan penuh karakter dan memastikan tempat di perempat final Liga Europa untuk pertama kalinya dalam sejarah klub.

Sepekan lalu, luka masih terasa setelah kekalahan tipis 1-0 dari Panathinaikos di Athena. Namun, Kamis malam di Sevilla menjadi panggung kebangkitan.

Betis tampil dengan determinasi tinggi, menekan sejak awal, dan mengirim pesan jelas: sejarah harus diubah.

Gol pembuka lahir dari naluri tajam Aitor Ruibal. Memanfaatkan bola rebound setelah tembakan rekan setimnya membentur mistar, Ruibal dengan sigap menyambar bola untuk membuka keunggulan. Stadion pun bergemuruh.

Menjelang turun minum, giliran Abde Ezzalzouli memperlebar jarak. Gelandang asal Maroko itu melepaskan tembakan presisi dari tepi kotak penalti yang tak mampu dijangkau oleh Alban Lafont.

Gol tersebut menjadi pukulan telak bagi lawan dan suntikan moral bagi Betis.

Memasuki babak kedua, Betis tidak mengendurkan tekanan. Ruibal kembali mencatatkan namanya di papan skor, menghadirkan ketenangan bagi tim tuan rumah. Dominasi mutlak pun semakin terasa di atas lapangan.

Pesta akhirnya disempurnakan oleh Antony yang menutup malam gemilang dengan gol keempat. Skor 4-0 bukan hanya kemenangan, tetapi sebuah pernyataan.

La Cartuja menjadi saksi bagaimana Betis mengubah kekecewaan menjadi kejayaan. Sebuah malam ala Eropa, penuh emosi, determinasi, dan sejarah yang akhirnya berpihak pada mereka.(maq)

Exit mobile version