edisiana.com – Pemain Tottenham Hotspur, Rodrigo Bentancur telah dijatuhi hukuman larangan bermain tujuh pertandingan Liga Inggris oleh Asosiasi Sepak Bola. Ia melakukan pernyataan dugaan rasis yang dibuat tentang rekan setimnya Son Heung-min.
FA menjatuhkan hukuman larangan bermain yang berat kepada pemain Uruguay itu menyusul insiden tersebut, yang mana hukumannya kini telah dipastikan menjadi tujuh pertandingan.
Bentancur didakwa oleh FA pada tanggal 12 September dengan dugaan pelanggaran perilaku terkait dengan wawancara media, yang muncul pada bulan Juni.
Bentancur diminta oleh pembawa acara Canal 10 untuk memperlihatkan kaus seorang pemain Spurs.
Sementara permintaan maaf dari Bentancur segera diajukan, karena ini merupakan pelanggaran yang berat. Panel komisi regulasi independen diharuskan untuk menguatkan dakwaan FA atau membatalkan kasus tersebut.
Panel komisi regulasi independen menguatkan tuduhan tersebut dan Bentancur siap untuk absen dalam tujuh pertandingan domestik Tottenham berikutnya.
Namun akan dapat tampil untuk klub tersebut dalam pertandingan Liga Europa mendatang melawan Roma dan Rangers.
“Sebuah komisi regulasi independen telah menjatuhkan hukuman larangan bermain tujuh pertandingan dan denda sebesar £100.000 kepada Rodrigo Bentancur karena melanggar Peraturan FA E3 terkait wawancara media,” terang juru bicara FA seperti dilansir Daily Mail pada hari ini.
“Gelandang Tottenham Hotspur itu diduga melanggar Peraturan FA E3.1 karena ia bertindak dengan cara yang tidak pantas dan/atau menggunakan kata-kata kasar dan/atau menghina dan/atau mencemarkan nama baik permainan,” tambahnya.(maq)











