edisiana.com – Harapan Wrexham untuk mengawali musim Championship dengan tiga poin di depan mata harus sirna secara dramatis. Cardiff City mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-98 melalui tendangan bebas Rubin Colwill, memaksa laga berakhir 1-1, Senin malam waktu setempat.
Wrexham sebenarnya tampil meyakinkan sejak awal pertandingan. Kieffer Moore hanya membutuhkan tiga menit untuk membawa tim tamu unggul lewat penyelesaian cerdas dari sudut sempit.
Keunggulan tersebut nyaris bertambah. Moore kembali mengancam melalui sundulan yang membentur tiang gawang, sebelum giliran bek Wrexham, Callum Doyle, melepaskan tendangan keras yang juga menghantam tiang.
Cardiff kesulitan menunjukkan kualitas di sepertiga akhir lapangan. Tim tamu tampak kesulitan menemukan jalan untuk membongkar pertahanan Wrexham dan menciptakan gol penyeimbang.
Pasukan Phil Parkinson pun mulai merasa kemenangan berada dalam genggaman. Bahkan, mereka sempat mendapatkan keberuntungan ketika Dom Hyam, dalam upaya menyelamatkan situasi, justru menyundul umpan silang Ronan Kpakio ke arah mistar gawangnya sendiri.
Namun, drama sesungguhnya baru dimulai di penghujung pertandingan.
Pada menit ke-98, Joel Colwill dijatuhkan George Dobson tepat di tepi kotak penalti Wrexham. Cardiff mendapatkan tendangan bebas dari posisi ideal.
Rubin Colwill maju sebagai eksekutor dan tidak menyia-nyiakan kesempatan. Tendangan bebas kerasnya meluncur ke gawang.
Anthony Patterson, kiper debutan Wrexham, sempat menyentuh bola, tetapi gagal mencegahnya bersarang di dalam gawang.
Gol tersebut menjadi pukulan telak bagi Wrexham. Tiga poin yang sudah berada di depan mata menguap dalam sekejap, sementara Cardiff pulang dengan satu poin berkat penyelamatan dramatis di menit-menit terakhir.
Bagi Wrexham, malam pembuka Championship yang seharusnya menjadi pesta berubah menjadi penyesalan. Hanya satu momen di menit ke-98 yang memisahkan mereka dari kemenangan sempurna.(maq)
