edisiana.com – Argentina tampil menggila saat menjamu Burkina Faso dalam laga persahabatan, Minggu pagi. Lionel Messi memang hanya menyaksikan pertandingan dari pinggir lapangan. Namun, tanpa sang megabintang, Albiceleste tetap tampil dominan dan menggilas wakil Afrika Tengah itu dengan skor telak 7-0.
Pelatih Argentina, Lionel Scaloni, menurunkan sejumlah pemain utama sejak menit awal. Hasilnya langsung terlihat. Burkina Faso dibuat kesulitan mengembangkan permainan karena Argentina terus mendominasi penguasaan bola dan menekan dari berbagai sisi.
Argentina hanya membutuhkan waktu empat menit untuk membuka keunggulan. Lautaro Martínez mencatatkan namanya di papan skor melalui sepakan jarak dekat yang mengarah ke sudut kanan bawah gawang Burkina Faso setelah memanfaatkan situasi bola mati.
Tekanan Argentina tidak mengendur. Empat menit berselang, Burkina Faso justru menambah penderitaan sendiri. Moumouni Diallo salah mengantisipasi tekanan lawan hingga bola berakhir menjadi gol bunuh diri.
Argentina kemudian memperbesar keunggulan pada menit ke-12. Gianluca Prestianni berhasil membobol gawang Burkina Faso dari tengah kotak penalti. Sepakannya mengarah ke sudut kiri bawah setelah menerima umpan dari Lautaro Martínez.
Burkina Faso benar-benar tidak diberi kesempatan untuk bernapas. Serangan demi serangan terus dilancarkan Argentina. Nico Paz kemudian ikut mencatatkan namanya di papan skor lewat tembakan keras dari jarak dekat yang meluncur ke tengah gawang.
Menjelang turun minum, giliran Julián Alvarez yang mencetak gol. Argentina pun menutup babak pertama dengan keunggulan telak.
Memasuki babak kedua, Scaloni mulai memberikan kesempatan kepada sejumlah pemain muda dan pelapis. Intensitas serangan Argentina sedikit menurun. Burkina Faso pun mendapat lebih banyak ruang untuk mengembangkan permainan.
Namun, kualitas Argentina tetap sulit dibendung.Franco Mastantuono menambah keunggulan setelah memanfaatkan umpan Lautaro Martínez. Argentina unggul semakin jauh.
Pesta gol akhirnya ditutup Giuliano Simeone. Ia mencetak gol indah melalui sundulan setelah menerima umpan lambung Valentín Barco.
Skor 7-0 bertahan hingga peluit panjang. Argentina pun mengakhiri laga persahabatan tersebut dengan kemenangan meyakinkan, sementara Messi cukup menyaksikan pesta gol rekan-rekannya dari luar lapangan sebagai laga perpisahan.(maq)
