edisiana.com – Marc Márquez akhirnya menuntaskan urusan lamanya dengan Red Bull Ring. Setelah bertahun-tahun menjadikan sirkuit Austria itu sebagai “pekerjaan yang belum selesai”, pembalap tim Gresini Ducati tersebut kini melunasi semua keraguan dengan kemenangan sempurna di GP Austria 2025.
Márquez tak hanya menang dalam balapan utama hari Minggu, namun juga tampil dominan di Sprint Race hari Sabtu, 16 Agustus 2025.
Kemenangan ganda ini menjadi yang kesembilan kalinya musim ini, sekaligus memperpanjang rekor enam kemenangan beruntun sejak GP Aragón. Di Red Bull Ring, ia berhasil mengungguli Fermín Aldeguer dan Marco Bezzecchi yang harus puas di podium dua dan tiga.
Red Bull Ring Bukan Lagi Kutukan
Red Bull Ring selalu menjadi tantangan tersendiri bagi Márquez. Sejak pertarungan klasik melawan Andrea Dovizioso pada 2017 dan 2019, hingga duel panas melawan Jorge Lorenzo di 2018, Márquez tak pernah benar-benar menaklukkan sirkuit ini. Hingga akhirnya tahun ini, saat ia kembali sebagai raja MotoGP dengan motor merah Ducati-nya.
Kini, sirkuit yang dulu menyimpan kenangan pahit itu berubah menjadi panggung kejayaan. Melansir Mundo Deportivo, Márquez memperlihatkan manajemen balapan yang nyaris sempurna, dengan strategi matang dalam pemilihan momen menyerang dan mempertahankan posisi.
Tantangan Berikutnya: Mandalika, Portimao, dan Balaton Park
Dengan kemenangan ini, Márquez menjawab satu lagi pertanyaan besar tentang kemampuannya di sirkuit yang sebelumnya belum ia kuasai.
Namun pertanyaan serupa akan kembali muncul ketika MotoGP menyambangi Mandalika dan Portimao, dua sirkuit yang belum pernah ia menangi. Belum lagi Balaton Park, trek baru di kalender 2025, yang masih menjadi misteri bagi semua pembalap.
Namun jika melihat performa dan konsistensinya musim ini, sulit untuk tidak menganggap Márquez sebagai kandidat terkuat juara dunia MotoGP 2025.(maq)
